Gery Hari Wijaya: Cakar Sriwijaya Bukan Rumah Premanisme, Melainkan Wadah Pengabdian untuk Agama, Sosial, dan Kedamaian Umat.

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang (Sumatera Selatan),Cybermabespolri.com — Ketua Umum DPP Forum Cakar Sriwijaya Sumatera Selatan, Gery Hari Wijaya, menegaskan komitmennya untuk menghapus segala bentuk jiwa premanisme yang masih melekat pada sebagian anggota di tubuh organisasi Forum Cakar Sriwijaya.

 

Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar pembenahan perilaku di permukaan, melainkan sebuah gerakan pembenahan mental, moral, karakter, dan pola pikir anggota secara menyeluruh hingga ke akar-akarnya.

 

Gery Hari Wijaya menegaskan bahwa Forum Cakar Sriwijaya tidak boleh dijadikan wadah untuk menunjukkan kekuatan, menebar ketakutan, melakukan intimidasi, ataupun membenarkan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan nilai-nilai agama.

 

Sebaliknya, organisasi harus menjadi tempat lahirnya pribadi-pribadi yang memiliki tanggung jawab, akhlak, kepedulian sosial, serta keberanian dalam membela kebenaran melalui cara-cara yang bermartabat.

 

“Jiwa premanisme harus kita hapus sampai ke akar-akarnya. Kita tidak ingin Cakar Sriwijaya hanya dikenal karena keberanian dan kekuatan, tetapi harus dikenal karena akhlak, kepedulian, dan manfaatnya bagi masyarakat. Kekuatan organisasi harus menjadi pelindung bagi yang membutuhkan, bukan menjadi sumber ketakutan,” tegas Gery.

 

Ia juga menyampaikan bahwa arah perjuangan Forum Cakar Sriwijaya ke depan akan lebih difokuskan pada kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan, kepedulian terhadap umat, serta menjaga keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat.

 

Melalui kegiatan seperti Jumat Berbagi, santunan sosial, bantuan kemanusiaan, kegiatan keagamaan, dan berbagai aksi kepedulian lainnya, Forum Cakar Sriwijaya diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.

 

Bagi Gery, organisasi kemasyarakatan harus mampu menjadi jembatan persaudaraan, bukan memperlebar permusuhan. Perbedaan harus disikapi dengan kedewasaan, sementara setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah, pendekatan hukum, dan nilai-nilai kemanusiaan.

 

Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak diukur dari seberapa besar pengaruh atau jumlah anggotanya semata, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

 

“Kita ingin membangun Cakar Sriwijaya yang kuat dalam persaudaraan, teguh dalam agama, santun dalam tindakan, dan hadir dalam setiap kebutuhan masyarakat. Jangan sampai nama besar organisasi justru kehilangan makna karena perilaku segelintir orang,” ungkapnya.

 

Langkah pembenahan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Forum Cakar Sriwijaya Sumsel ingin menempatkan nilai agama, kemanusiaan, persatuan, dan kedamaian sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi.

 

Dengan semangat perubahan tersebut, Gery Hari Wijaya berharap seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, hingga PAC dapat bergerak dalam satu tujuan, yakni menjadikan Forum Cakar Sriwijaya sebagai organisasi yang bermartabat, religius, humanis, dan senantiasa memberikan kontribusi positif bagi umat dan masyarakat luas.

Penulis : Red

Editor : Red

Sumber Berita: DPP FORUM CAKAR SRIWIJAYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut
Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi
Gelar Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Kapolsek Rambang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional
Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda
FASS Geruduk Polda Sumsel, Desak Usut Kekerasan terhadap Jurnalis dan Mahasiswa
Kapolda Sumsel Dengarkan Langsung Aspirasi Mahasiswa, Dialog Berlangsung Damai dan Kondusif
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:14 WIB

216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!