Perselisihan Lapak Parkir Berujung Maut, Polres Muara Enim Amankan Pelaku dalam Waktu Singkat

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

MUARA ENIM — Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muara Enim bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di kawasan Pasar Inpres, Kelurahan Pasar II, Kabupaten Muara Enim. Pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat setelah menyerahkan diri ke Mapolres.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban berinisial YAG (34), warga Muara Enim, meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula dari perselisihan terkait lapak parkir di sekitar area pasar. Konflik tersebut melibatkan paman pelaku dengan korban yang bertugas menjaga area parkir.

Mengetahui adanya perselisihan tersebut, tersangka WP (18) mendatangi lokasi kejadian dengan membawa senjata tajam. Setibanya di TKP, sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban.

Namun situasi kemudian meningkat menjadi tindakan kekerasan. Pelaku menyerang korban dengan senjata tajam hingga menyebabkan luka serius. Korban sempat mendapatkan pertolongan, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Tidak lama setelah kejadian, tersangka menyadari perbuatannya dan memilih menyerahkan diri ke Polres Muara Enim.

Petugas piket Satreskrim langsung mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa satu bilah senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut.

Saat ini, penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi-saksi serta melengkapi administrasi penyidikan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kepolisian akan bertindak tegas terhadap setiap tindak kekerasan.

“Kami tidak mentolerir segala bentuk kekerasan yang merugikan masyarakat. Setiap pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mengedepankan penyelesaian secara bijak dan tidak mudah terprovokasi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perselisihan kecil yang tidak dikendalikan dapat berujung fatal. Kepolisian mengajak masyarakat untuk menyelesaikan konflik secara damai dan melalui jalur hukum.

Langkah cepat Polres Muara Enim dalam mengamankan pelaku memberikan rasa aman serta kepastian hukum bagi masyarakat. Penanganan ini juga menjaga stabilitas keamanan di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional dan responsif. Seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sumsel siap bertindak cepat terhadap setiap gangguan kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Reza js

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”
BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Kapolda Sumsel Sambut Lawatan Kerja Kajati Sumsel yang Baru
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:32 WIB

RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Selasa, 1 September 2026 - 22:49 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!