Kopdar dan Deklarasi Ojol: Antara Tuntutan Kesejahteraan dan Keamanan

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang.-Cybermabespolri.com

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam komunitas Singo Jalanan menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) sekaligus deklarasi dukungan terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Kota Palembang, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Karya Muda II, Kecamatan Sako ini dihadiri oleh Ketua Umum Singo Jalanan Rusdi, Sekretaris Bambang Yd, Bendahara Andi Utama, serta ratusan driver ojol dari berbagai wilayah di Palembang yang tergabung dalam komunitas tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Singo Jalanan Rusdi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar driver, tetapi juga sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa driver ojol tidak hanya mencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” ujar Rusdi.

Selain deklarasi harkamtibmas, para pengemudi juga menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi. Mulai dari status kemitraan yang belum memberikan kepastian perlindungan, besarnya potongan dari aplikator, meningkatnya biaya operasional, hingga minimnya jaminan sosial dan keselamatan kerja.

Rusdi juga menyoroti kebijakan aplikator yang dinilai kerap berubah secara sepihak tanpa melibatkan mitra pengemudi. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat para driver berada dalam posisi yang rentan secara ekonomi.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan pihak aplikator agar kesejahteraan driver ojol dapat lebih diperhatikan,” tambahnya.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, komunitas Singo Jalanan menegaskan sikap untuk tidak terlibat dalam aksi-aksi yang berpotensi mengarah pada kepentingan politik maupun kelompok tertentu. Mereka memilih fokus pada upaya menjaga stabilitas keamanan serta menjadikan profesi ojol sebagai mata pencaharian utama yang dijalankan secara profesional.

Dalam deklarasinya, komunitas ini menyatakan komitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan, memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian, serta menolak segala bentuk aksi anarkis. Mereka juga mendukung langkah tegas aparat dalam memberantas kejahatan jalanan seperti begal dan balap liar yang meresahkan masyarakat, adapun point-point deklarasi kami yakni.
Kami Kelompok Singo Jalanan :
-Menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam di masyarakat

-Siap bersinergi dengan polri untuk menciptakan keamanan dimasyarakat

-Menolak segala bentuk aksi anarkhis dalam mennyampaikan pendapat dimuka umum

-Mendukung Polri untuk menindak pelaku kejahatan jalanan ataupun yang akan menganggu kenyamanan masyarakat sumsel.

-Selamat hari buruh 01 Mei 2026, AKSI DAMAI, BURUH SENANG MASYARAKAT NYAMAN

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut ditutup dengan silaturahmi dan makan bersama dalam suasana penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Dukungan dari komunitas ojol ini dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap stabilitas keamanan daerah. Namun di sisi lain, kegiatan ini juga mencerminkan adanya kegelisahan sosial yang perlu menjadi perhatian, khususnya menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei.

Penulis : Yanti

Editor : Za

Sumber Berita: Palembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla
RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”
BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:37 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 11:32 WIB

RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!