Penampilan Drumband AWB Polda Sumsel memukau pengunjung Car Free Day

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

PALEMBANG, – Marching Band Athidira Wirabhakti (AWB)Polda Sumatera Selatan tampil memukau ribuan Masyarakat dalam Launching Car Free Day diPalembang, Minggu (14/6/26) Pagi

kegiatan yang dihadiri Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi Wali kota Palembang Ratu Dewa beserta Forkopimda Provinsi Sumsel dan perwakilan beberapa Kepala Daerah sesumsel Penampilan Personil Marching band AWB.

Polda Sumsel sangat menarik dan antusias masyarakat yang menyaksikannya.

Bahkan gerakan Kayang yang berulang ulang dilakukan Stikmaster Marching Band tersebut ramai ditonton sehingga banyak masyarakat yang mengabadikan moment tersebut atau berswafoto menggunakan gadget.

“Marching Band ini dibentuk saat kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Eko Indra Heri akhir tahun 2020, dengan tujuan menumbuhkan kebersamaan dan kekompokan serta kedisplinan khususnya anggota Polda Sumsel yang baru lulus dari pendidikan,” ungkap Pembimbing Marching Band Athidira Wirabhakti,Karo SDM Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo, SIK,MSi kepada wartawan Minggu (14/6/26).

Sudrajad menyebut Marching Athidira Wirabhakti saat ini merupakan angkatan kelima dengan jumlah 155 personil Lulusan Bintara SPN Betung. Proses pembentukan setiap generasi membutuhkan waktu dua bulan setelah setiap personil ditunjuk untuk siap menjadi anggota Marching Band dibawah Asuhan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho SIK, SH,M Hum jelasnya.

“Tahun yang lulus pendidikan di SPN berikutnya akan di bentuk untuk menggantikan angkatan sebelumnya, dan nanti bulan Juli mendatang diagendakan Marching Band Athira Wirabhakti akan tampil dalam peringatan hari Bhayangkara ke-80 sekaligus untuk memperlihatkan kepada adik adiknya ,” sambung Alumni Akpol 96.

Sudrajad menceritakan setiap bagian Marching Band diantaranya, Stikmaster, Penabuh Drum, Field Commader, Perkusi, Terompet , Bariton ,mellofhone,Saxophone,Contra Bass dan Colour Guard.

“Semua bagian memiliki karakter masing masing, seperti penabuh drum kita pilih anggota berpostur tubuh yang tinggi dan berbadan tegap,” ungkap mantan Kapolres Balangan.

Tidak hanya lagu kenegaraan, Marching Band yang sempat terbatas untuk tampil akibat Pandemi Covd 19, kini juga mampu mempertunjukan lagu kekinian.

“Saat ini kita sudah menguasai 20 lagu kekinian, waktu belajar.(latihan ) hanya satu hingga dua kali dalam seminggu Bahkan kita memanggil pelatih dari luar dan juga didampingi dari lulusan Akpol,” ungkapnya.

Pria berpangkat melati 3 ini juga menyampaikan penampilan Marching Band dalam Peringatan HUT Bhayangkara beberapa waktu lalu di Griya Agung mendapat sorotan khusus dari Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan jajaran Forkopimda Sumsel.

“Sebelumnya kita juga pernah tampil di Kawasan Kambang Iwak, dan juga diminta Gubernur tampil pada Kirab HUT Kemerdekaan RI , Agutus beberapa tahun lalu dan Alhamdulillah Pagi ini kita kembali tampil pada acara Launching Car Free Day ” tutupnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa CFD bukan sekadar momentum untuk berolahraga, melainkan wadah strategis untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Ia secara khusus menyoroti peran penting pelaku UMKM dan IKM, serta generasi muda kreatif di Palembang.

“Saya berharap para pelaku UMKM dan IKM dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Kita ingin melihat bagaimana anak-anak muda yang kreatif dan produktif bergerak bersama guna mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel. Sebagai ibu kota provinsi, Palembang punya peran yang jauh lebih besar dalam motor pertumbuhan ekonomi kita,” ungkap Herman Deru.

Untuk diketahui masyarakat yang ingin menikmati suasana pagi tanpa asap kendaraan dapat mencatat jadwal dan rute CFD yang berlangsung setiap hari Minggu ini yaitu Sesi Pertama (05.30 – 08.00 WIB) dengan Rute: Bundaran Pasar Cinde – Jl. Jenderal Sudirman – Jembatan Ampera – Flyover Jakabaring lalu selanjutnya Sesi Kedua (08.00 – 09.00 WIB) Dengan Rute: Bundaran Pasar Cinde – Bundaran Air Mancur Masjid Agung Kota Palembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG MBG Karya Jaya Kertapati Disorot, Status Sertifikat Halal Dipertanyakan Meski Operasional Berjalan
Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence
KAPASITAS ANGGOTA TERUS BERKEMBANG, CAKAR SRIWIJAYA MELAHIRKAN DUA ORMAS BARU
216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut
Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi
PERKUAT PUBLIKASI BERDAMPAK, TIM KEHUMASAN KANWIL KEMENAG SUMSEL LAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI DI MAN 1 PALEMBANG
Gelar Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Kapolsek Rambang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:36 WIB

SPPG MBG Karya Jaya Kertapati Disorot, Status Sertifikat Halal Dipertanyakan Meski Operasional Berjalan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

KAPASITAS ANGGOTA TERUS BERKEMBANG, CAKAR SRIWIJAYA MELAHIRKAN DUA ORMAS BARU

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:14 WIB

216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!