Polda Sumsel Gelar Patroli Udara Karhutla, Wakapolda Pimpin Pengawasan Empat Wilayah Strategis

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK LINGGAU,cybermabespolri.com – Polda Sumatera Selatan terus memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui patroli udara yang dipimpin langsung Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Kamis (18/6/2026).

Patroli udara tersebut dilaksanakan usai rangkaian kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau dengan menyisir sejumlah daerah yang selama ini memiliki tingkat kerawanan Karhutla cukup tinggi, meliputi Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kabupaten Banyuasin.

Dalam pelaksanaannya, Wakapolda Sumatera Selatan didampingi Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Heru Agung Nugroho, S.I.K., Kabid Propam Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR., serta Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Patroli udara dilakukan untuk memetakan kondisi terkini wilayah rawan kebakaran, mengidentifikasi potensi titik panas (hotspot), serta memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla di Sumatera Selatan.

Langkah ini menjadi bagian dari implementasi Program Presisi Polri sekaligus bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional dalam menjaga ketahanan lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, serta mencegah dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat bencana asap. Pengalaman penanganan Karhutla dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa pencegahan sejak dini merupakan strategi paling efektif untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Selain berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat, Karhutla juga berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan, transportasi, investasi, hingga sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, pengawasan udara menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat deteksi dini dan respons lapangan sebelum kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Patroli udara ini kami lakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan harus dilakukan sejak dini karena dampak Karhutla tidak hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga kesehatan, perekonomian, dan stabilitas sosial masyarakat. Polda Sumsel akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mengantisipasi potensi tersebut,” tegas Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa mitigasi Karhutla merupakan salah satu agenda prioritas yang terus dikawal oleh seluruh jajaran Polda Sumsel menjelang puncak musim kemarau.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat langkah-langkah pencegahan bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan perkebunan, dan masyarakat. Pencegahan Karhutla merupakan investasi besar dalam menjaga kualitas hidup masyarakat serta memastikan stabilitas kamtibmas dan pembangunan daerah tetap berjalan dengan baik,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan. Kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci utama dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman dari Karhutla, sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Penulis : Alex Riduan

Editor : Rosidi

Sumber Berita: Humas Polda Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecamatan Air Salek Gelar Sholat Istisqa, Warga Bersama-sama Memohon Turunnya Hujan
Pemdes Saleh Agung Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 270 KPM
Cegah Radikalisme di Kampus,Tim Cegah Desus 88 Sumsel Edukasi 1700 Mahasiswa Baru UIN Palembang.
Pemdes Saleh Mukti Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 391 KPM
Polda Sumsel Melalui Satgas Gerakan Belida Perkuat Stabilitas Kamtibmas di Muara Enim.
RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”
BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:29 WIB

Kecamatan Air Salek Gelar Sholat Istisqa, Warga Bersama-sama Memohon Turunnya Hujan

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

Pemdes Saleh Agung Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 270 KPM

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Cegah Radikalisme di Kampus,Tim Cegah Desus 88 Sumsel Edukasi 1700 Mahasiswa Baru UIN Palembang.

Rabu, 2 September 2026 - 19:03 WIB

Pemdes Saleh Mukti Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 391 KPM

Rabu, 2 September 2026 - 16:26 WIB

Polda Sumsel Melalui Satgas Gerakan Belida Perkuat Stabilitas Kamtibmas di Muara Enim.

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!