PENEGASAN ADVOKAT RIKHA PERMATASARI

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (DKI Jakarta)-Cybermabespolri.com–”…Negara ini bukan diwariskan oleh segelintir orang yang sedang memegang kekuasaan. Negara ini bukan milik pejabat, bukan milik partai politik, bukan milik kelompok tertentu, dan bukan milik institusi mana pun.

 

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Kedaulatan berada di tangan rakyat sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Oleh karena itu, seluruh penyelenggara negara hanyalah penerima amanat rakyat yang wajib mempertanggungjawabkan setiap kewenangan yang dimilikinya.

 

Saya mengingatkan kepada seluruh lembaga penegak hukum agar tidak menjadikan hukum sebagai arena pertarungan kekuasaan, pertarungan ego institusi, ataupun alat untuk melindungi kepentingan kelompok tertentu. Rakyat tidak membutuhkan drama politik dan konflik antarlembaga. Yang rakyat butuhkan adalah keadilan yang nyata, kepastian hukum, dan keberanian negara menindak siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu.

 

Jangan pernah menganggap rakyat hanya penonton. Rakyat adalah pemilik sah republik ini. Kekuasaan hanya dititipkan untuk dijalankan sesuai konstitusi, bukan untuk dipertahankan dengan mengorbankan keadilan.

 

Negara ini dilahirkan dari tetesan air mata para ibu yang kehilangan anak-anaknya, dari tumpah darah para pejuang yang gugur di medan perjuangan, dari pengorbanan rakyat yang rela mempertaruhkan jiwa dan raganya demi satu cita-cita: Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan bermartabat.

 

Karena itu, jangan pernah khianati pengorbanan para pendiri bangsa dengan mempertontonkan hukum yang kehilangan keberanian, kekuasaan yang kehilangan moral, atau penegakan hukum yang menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda di hadapan hukum.

 

Apabila hukum hanya tajam kepada sebagian orang tetapi tumpul kepada yang memiliki kekuasaan, maka yang sedang dipertaruhkan bukan sekadar kredibilitas sebuah institusi, melainkan masa depan keadilan di Republik ini.

 

Saya percaya rakyat Indonesia sudah semakin cerdas. Rakyat mampu membedakan antara penegakan hukum yang sungguh-sungguh dengan penegakan hukum yang hanya menjadi panggung untuk membangun citra. Oleh sebab itu, buktikan kepada rakyat bahwa hukum benar-benar berdiri di atas keadilan, bukan di bawah bayang-bayang kekuasaan.

 

Ingatlah… jabatan hanyalah sementara, kekuasaan hanyalah titipan, tetapi sejarah akan mencatat siapa yang menjaga amanat para pejuang dan siapa yang mengkhianatinya. Di hadapan rakyat dan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada satu pun kekuasaan yang abadi. Yang abadi adalah pertanggungjawaban atas setiap amanah yang dijalankan.

Penulis : Budi Rizki yanto

Editor : As

Sumber Berita: TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan
GO INDONESIA DORONG PENDIDIKAN POLITIK DAN REFORMASI DEMOKRASI: RAKYAT BUKAN SEKADAR PEMILIH, MELAINKAN PENGAWAS KEKUASAAN
BUDI RIZKIYANTO: HORMATI PUTUSAN MK, BACA SECARA UTUH DAN JANGAN MELAMPAUI AMAR PUTUSAN
Komplek TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online dan 32 Komputer Diamankan
Kapolri Mutasi 89 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Bergeser
KAPOLRI BARU, PENGUJIAN TATA KELOLA LAMA
SELAMAT HARI BATIK NASIONAL DAN HARI TANPA KEKERASAN INTERNASIONAL
Presiden GANN Fakhruddin bin Abdullah Nyatakan Siap Pimpin BNN RI, Dukungan dari Internal Organisasi Mengemuka
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:58 WIB

GO INDONESIA DORONG PENDIDIKAN POLITIK DAN REFORMASI DEMOKRASI: RAKYAT BUKAN SEKADAR PEMILIH, MELAINKAN PENGAWAS KEKUASAAN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BUDI RIZKIYANTO: HORMATI PUTUSAN MK, BACA SECARA UTUH DAN JANGAN MELAMPAUI AMAR PUTUSAN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:22 WIB

Komplek TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online dan 32 Komputer Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Kapolri Mutasi 89 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Bergeser

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!