Cegah Radikalisme di Kampus,Tim Cegah Desus 88 Sumsel Edukasi 1700 Mahasiswa Baru UIN Palembang.

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, (Sumatera Selatan),cybermabespolri.com — Tim Cegah Satuan Tugas Wilayah Sumatera Selatan Densus 88 AT Polri memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada 1.700 mahasiswa baru Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Raden Fatah Palembang.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 2 September 2026 pukul 09.40 WIB di Academic Center Building UIN Raden Fatah, Jl. Prof. K.H. Zainal Abidin Fikri Km 3,5 Palembang, dan menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FTIK Dr. Muhamad Fauzi, http://S.Ag., http://M.Ag., Wakil Dekan I Dr. Alimron, http://M.Ag., Wakil Dekan II Dr. Amalia Hasanah, S.S., http://M.Pd., dan Wakil Dekan III Dr. Kristina Imron, Lc., http://M.Pd.I. Total peserta yang mengikuti mencapai ±1.720 orang.

Soroti Transisi Radikalisasi ke Ruang Digital

Sebagai narasumber pertama, Briptu Achmad Nur Rohman, S.H. mengawali pemaparan dengan menjelaskan tugas dan fungsi Densus 88 AT Polri dalam upaya pencegahan, penindakan, serta penanggulangan ancaman terorisme.

Ia menekankan bahwa terorisme merupakan sebuah proses. Dimulai dari intoleransi, berkembang menjadi radikalisme, lalu ekstremisme, hingga berpotensi mengarah pada tindakan terorisme.

“Perkembangan teknologi informasi menyebabkan transisi radikalisasi dari dunia nyata menuju ruang maya. Media sosial saat ini menjadi medan pertarungan baru berupa penyebaran hoaks, propaganda, ujaran kebencian, hingga paham intoleran dan ekstrem,” jelas Briptu Rohman.

Dalam paparannya, ia juga menguraikan sasaran dan sarana penyebaran paham radikal, tiga klaster ekstremisme kekerasan yakni RMVE, IMVE, dan NVE, serta pola perekrutan dengan pendekatan “sahabat” yang menyasar individu rentan seperti korban perundungan, broken home, kurang perhatian, dan akses device berlebihan.

Untuk menangkalnya, ia memperkenalkan prinsip “Stop, Cek, Pikir, Bagikan” sebagai langkah bijak dalam bermedia sosial. Selain itu, penguatan wawasan kebangsaan melalui 4 konsensus dasar bangsa: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, juga ditekankan.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan. Aktif menjaga persatuan, membangun toleransi, meningkatkan literasi digital, dan mencegah penyebaran paham IRET baik di kampus maupun di ruang digital,” tegasnya.

Luruskan Pemahaman Ushul dan Furu’ dalam Islam

Narasumber kedua, Briptu M Farhan, S.H. menyampaikan materi dari perspektif keislaman. Ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam terdapat dua konsep utama ilmu, yaitu Ushul dan Furu’.

“Ushul adalah pokok agama yang bersifat qath’i seperti akidah, rukun iman, dan ibadah wajib. Sedangkan Furu’ adalah cabang fiqih yang bersifat zhanni dan terbuka untuk ijtihad,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa salah satu akar permasalahan radikalisme adalah ketika masyarakat menyikapi masalah furu’ seolah-olah ushul.

“Kaidaahnya jelas: Tidak ada pengingkaran dalam masalah ijtihad. Kesalahan dalam masalah cabang tidak membatalkan keimanan. Pokok harus kuat, cabang boleh longgar. Radikal muncul ketika beda pendapat fiqih langsung saling mengkafirkan,” papar Briptu Farhan.

Harapan Cegah IRET di Lingkungan Kampus

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Briptu Achmad Nur Rohman, S.H., dan Briptu M Farhan, S.H. ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencegah penyebaran paham IRET di lingkungan kampus wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang.

Pihak FTIK UIN Raden Fatah menyambut baik kegiatan ini. Menurut panitia, pembekalan sejak dini kepada mahasiswa baru sangat penting agar mereka memiliki benteng pemahaman kebangsaan dan keagamaan yang moderat.

Kegiatan PBAK FTIK UIN Raden Fatah dengan materi Wasbang dan Pencegahan IRET ini berjalan dengan lancar, tertib, dan interaktif.

Penulis : Alex Riduan

Editor : Rosidi

Sumber Berita: Humas Polda Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Saleh Agung Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 270 KPM
Pemdes Saleh Mukti Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 391 KPM
Polda Sumsel Melalui Satgas Gerakan Belida Perkuat Stabilitas Kamtibmas di Muara Enim.
Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla
Danrem 044/Gapo : Inovasi Ekstrak Kulit Singkong PS 08 Ampuh Tanggulangi Fire Spot Karhutla
Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

Pemdes Saleh Agung Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 270 KPM

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Cegah Radikalisme di Kampus,Tim Cegah Desus 88 Sumsel Edukasi 1700 Mahasiswa Baru UIN Palembang.

Rabu, 2 September 2026 - 19:03 WIB

Pemdes Saleh Mukti Salurkan Bantuan Beras Bulog kepada 391 KPM

Rabu, 2 September 2026 - 11:37 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 08:40 WIB

Danrem 044/Gapo : Inovasi Ekstrak Kulit Singkong PS 08 Ampuh Tanggulangi Fire Spot Karhutla

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!