Mutasi PNS Diduga Tak Transparan, Seorang Ibu Mengaku Dirugikan

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

Pali.-Sumatra Selatan

Naluriah, seorang anak yang mungkin belum sepenuhnya memahami rumitnya urusan dunia, namun ia merasakan kesedihan orang tuanya lewat tangisan sang ibu. Di balik peristiwa ini, terselip pertanyaan yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten: “Tanyakan pada hatimu, wahai pemimpin daerah.”

Seorang ibu yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau abdi negara, yang telah mengabdi bertahun-tahun, kini terancam kehilangan pekerjaannya akibat keputusan mutasi yang dinilainya tidak berpihak dan tidak masuk akal.

Menurut informasi yang beredar, mutasi tersebut diduga berkaitan dengan profesi suaminya sebagai wartawan, yang dianggap oleh pihak tertentu telah mengkritisi jalannya pemerintahan daerah. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan keterkaitan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan setempat

mengeluarkan surat mutasi tanpa memberikan alasan yang rinci dan jelas. Sementara itu, tidak ditemukan adanya pelanggaran atau kesalahan yang dilakukan oleh yang
bersangkutan selama menjalankan tugasnya.
Sebelumnya, ibu tersebut bertugas di SDN 5 Tanah Abang, Desa Raja. Ia kemudian dimutasi ke Sungai Baung, dengan jarak tempuh kurang lebih dua jam perjalanan melalui akses yang cukup sulit.

Terdapat dua sumber informasi terkait alasan mutasi ini. Salah satunya menyebutkan bahwa di SDN 5 Tanah Abang terjadi kelebihan guru. Namun, alasan tersebut dibantah oleh yang bersangkutan. Ia menyatakan bahwa selama ini tidak pernah ada evaluasi atau pertanyaan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan mengenai jumlah guru di sekolah tersebut. Bahkan, Kepala Sekolah juga mengaku tidak pernah menyampaikan adanya kelebihan tenaga pengajar.

Kasus ini memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi, profesionalitas, serta keadilan dalam kebijakan mutasi ASN di lingkungan pemerintah daerah. Pihak yang bersangkutan berharap adanya klarifikasi resmi dan peninjauan kembali atas keputusan tersebut agar tidak merugikan secara pribadi maupun profesional.

Red

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: Kabupaten pali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Bengkulu Pimpin Penggerebekan Diduga Sarang Narkoba di Kampung Jeruk
Besar – Besaran ! 600 Personel Gabungan Serbu Kawasan Narkoba & Perjudian di Binduriang
Puluhan Personel Gabungan Lakukan Penggerebekan di Desa Kampung Jeruk,Binduriang
Dua Pelajar Kakak Beradik Jadi Korban Begal di Jalan Lintas Curup – Lebong
PLT Bupati Rejang Lebong Pimpin Gotong Royong Massal Bersihkan Drainase dan Tangani Lubang Jalan di Desa Teladan
Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri,Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Atasi Kemacetan di Depan SPBU Tanjung Sanai II, Polsek Padang Ulak Tanding Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas
Commander Wish Pagi: Polres Rejang Lebong Hadir Tegur Lalu Lintas di Jam Sibuk
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Besar – Besaran ! 600 Personel Gabungan Serbu Kawasan Narkoba & Perjudian di Binduriang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Personel Gabungan Lakukan Penggerebekan di Desa Kampung Jeruk,Binduriang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:07 WIB

Dua Pelajar Kakak Beradik Jadi Korban Begal di Jalan Lintas Curup – Lebong

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:40 WIB

PLT Bupati Rejang Lebong Pimpin Gotong Royong Massal Bersihkan Drainase dan Tangani Lubang Jalan di Desa Teladan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri,Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!