Geram Listrik Mati Berjam-Jam Warga Geruduk Posko Pelayanan Teknik PLN Di Bayung lencir

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.co.

Bayung Lencir kembali diuji kesabarannya. Bukan karena bencana alam, bukan pula karena kejadian luar biasa—melainkan karena sesuatu yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar listrik. Pemadaman berjam-jam yang terjadi belakangan ini seolah menjadi “menu rutin” yang terus disajikan kepada masyarakat tanpa kejelasan.

Di tengah suhu yang menyengat dan aktivitas warga yang semakin bergantung pada listrik, padamnya aliran listrik bukan sekadar gangguan kecil. Ini pukulan telak. Pelaku usaha merugi, pekerjaan terhambat, dan aktivitas rumah tangga lumpuh total. Ironisnya, kondisi ini seperti dianggap biasa saja, seakan warga harus maklum dan terus menelan keadaan tanpa banyak tanya.

Tidak sedikit warga yang mulai geram. Informasi yang minim, pemadaman yang datang tanpa aba-aba, hingga durasi yang tak masuk akal membuat kepercayaan publik semakin terkikis. Di era yang katanya serba modern, Bayung Lencir justru seperti ditarik mundur ke masa ketika listrik masih menjadi barang mewah.

Lebih menyakitkan lagi, janji-janji perbaikan yang sering digaungkan terdengar seperti kaset rusak—diputar berulang, tapi tak pernah benar-benar terbukti di lapangan. Masyarakat bukan menuntut hal muluk. Mereka hanya ingin kepastian, kapan listrik menyala, dan kapan mereka bisa menjalani hidup tanpa dihantui gelap berkepanjangan.

Pemadaman listrik bukan hanya soal mati lampu. Ini soal pelayanan, soal tanggung jawab, dan soal bagaimana kebutuhan dasar masyarakat dipenuhi dengan layak. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kemarahan warga akan berubah menjadi ketidakpercayaan yang lebih besar.

” Sudah tiga hari ini pemadaman tanpa henti dengan durasi pemadaman sampai berhari-hari, kami warga mendesak agar pemerintahan kecamatan dan pemkab muba untuk mencari solusi terkait permasalahan listrik di wilayah kecamatan Bayung Lencir”ucap warga.

Disaat warga datang mengeruduk kantor pelayanan warga tidak menemui satupun petugas PLN di Lokasi Posko, Menambah kekecewaan warga.

(Supriono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Kinerja , Polres Rejang Lebong Gelar Anev dan Gelar Operasional Triwulan III Tahun 2026
Cegah Judi Online,Si Propam Polres Rejang Lebong Periksa HP Seluruh Personel Secara Mendadak
Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla
RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”
BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:53 WIB

Evaluasi Kinerja , Polres Rejang Lebong Gelar Anev dan Gelar Operasional Triwulan III Tahun 2026

Rabu, 2 September 2026 - 11:37 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 11:32 WIB

RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!