Genjot Perekonomian Daerah, Wamendagri Bima Dorong Pemda Percepat Digitalisasi UMKM

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

Lombok – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya terobosan konkret dari setiap kepala daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, salah satunya melalui percepatan digitalisasi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, percepatan digitalisasi UMKM menjadi langkah strategis agar produk lokal tidak hanya memiliki nilai tambah, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas serta selaras dengan pola konsumsi generasi masa kini.

“Tinggal bagaimana caranya kita penetrasi masuk ke algoritma kekinian melalui digital marketing, meminta anak-anak muda melakukan inovasi, berkreasi supaya bisa masuk pasar mereka,” ujarnya dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Nusa Tenggara dan Maluku 2026 yang dirangkaikan dengan Bazar UMKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Lombok, NTB, Selasa (19/5/2026).

Lebih lanjut, Bima Arya menjelaskan bahwa penguatan sektor UMKM memerlukan dukungan inovasi yang terpadu, terutama untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi para pelaku usaha.

Ia menjabarkan, sejumlah tantangan tersebut meliputi keterbatasan teknologi produksi yang masih konvensional serta lemahnya kapasitas manajerial dalam pengelolaan usaha, termasuk dalam memisahkan keuangan pribadi dan bisnis.

Karena itu, ia menegaskan bahwa kepala daerah bersama seluruh jajaran pemerintah daerah (Pemda) harus mampu menghadirkan strategi inovatif guna memperkuat basis ekonomi lokal sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Salah satu tugas utama dari kepala daerah beserta jajaran pemerintah daerah adalah berpikir keras melakukan inovasi untuk menggenjot PAD dan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Selain itu, Bima juga menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing. Menurutnya, kolaborasi antara Pemda, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta komunitas lokal penting dilakukan untuk mengkurasi produk unggulan agar memiliki karakteristik khas, kualitas yang terjaga, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun digital.

Bima juga menyampaikan optimismenya terhadap besarnya potensi lokal yang dimiliki wilayah NTB, khususnya Lombok. Menurutnya, kekayaan produk daerah tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung strategi pemasaran yang tepat dan inovatif.

“Di NTB, di Lombok ini saya melihat potensinya besar ya, bukan saja kain-kain begitu ya, tetapi banyak produk-produk kuliner juga yang harusnya bisa bersaing,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

Penulis : As

Editor : Za

Sumber Berita: Lombok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas
Usai Gerebek Diskotik Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Dicopot dari Jabatan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri .
Duka NTT adalah duka kita bersama. Negara harus hadir, masyarakat harus bergandengan.”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Selasa, 1 September 2026 - 22:32 WIB

HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng

Selasa, 1 September 2026 - 16:39 WIB

Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!