Palembang – cybermitrapolri.com
Seorang anak remaja berusia 15 Tahun mengalami kejadian tragis yang menurut keterangan keluarga berawal dari sakit usus buntu dan sudah dua (2) kali Operasi Bedah dalam satu (1) Minggu namun hasilnya diduga terjadi Pembusukan dan benangnya lepas usai operasi kedua kali di RS MMC Sriwijaya Palembang.
Pasien remaja Fkr (15 tahun), warga Perum Griya Asri Gandus, Palembang, yang terindikasi usus buntu mendapat rujukan dari RS di kec.Gandus ke RS Musi Medikal Cendikia Sriwijaya , dan selanjutnya dilakukan operasi/ Bedah yang pertama oleh inisial Dr. Hpd ,
namun setelah operasi Kondisi korban memburuk drastis pasca operasi yang pertama pasien mengeluhkan perut kembung dan dilakukan tindakan dipasang selang dari hidung oleh pihak RS MMC diduga untuk mengeluarkan kotoran dari lambung , kemudian selanjutnya berselang lima (5) hari dilakukan kembali Operasi bedah yang kedua dalam waktu kurang dari satu minggu.
Menurut keterangan keluarga pasien, Fkr dirujuk dari RS Kecamatan Gandus ke RS Musi Medikal Cendikia pada selasa-27Januari 2026 sekitar jam 01.00 WIB, kemudian menjalani operasi pertama pada rabu-tanggal 28 Januari pukul 16.00 WIB. Setelah perawatan intensif, kondisi pasien tidak menunjukkan perbaikan apapun, sehingga pada Selasa-tanggal 3 Februari 2026 tim dokter menyatakan perlu dilakukan operasi ulang. Dokter menyampaikan kepada keluarga bahwa penyebabnya adalah penempelan usus dan pembengkakan yang terjadi pasca operasi pertama.
Namun setelah mendapatkan izin pulang pasca operasi kedua, kondisi tubuh inisial ( Fkr ) tidak kunjung membaik. Bahkan dalam waktu kurang dari seminggu, bagian jahitan pada area bekas operasi diduga mengalami benang jahitan lepas dan diduga ada pembusukan yang membuat perut pasien berlubang menganga secara signifikan kondisi kesehatan korban semakin memburuk.
Selanjutnya pada hari Sabtu sekira tgl (14/2/2026) keluarga membawa pasien ke RSMH Palembang dan kemudian Akan dilakukan bedah dan penjaitan kembali yang ke tiga (3) kalinya pada bekas operasi yang berlubang menganga tersebut.
Dalam hal ini mengundang sorotan publik luas secara serius terkait Standar pelayanan medis , keamanan pasien ,fasilitas penunjang kesehatan serta perijinan di RS tersebut. Masyarakat mengharapkan adanya audit yang mendalam dari Dinas kesehatan tembusan Menteri Kesehatan di RS MMC Sriwijaya Palembang dengan harapan penyelidikan mendalam segera dilakukan oleh otoritas berwenang untuk mengungkap permasalahan serius serta menentukan langkah penanganan yang tepat sesuai aturan berlaku untuk tidak terjadi lagi kedepan.
4pilar












