Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

PALEMBANG – Citra kepolisian kembali tercoreng oleh aksi ala premanisme yang diduga dilakukan oleh oknum perwira menengah. Kompol Amin Hanafi, SH, seorang polisi aktif yang bertugas di Polda Sumsel, dilaporkan telah melakukan penganiayaan brutal terhadap seorang kurir ekspedisi J&T hanya karena masalah sepele: ditagih uang paket COD.

Peristiwa memuakkan ini terjadi pada Kamis, 13 Maret 2026, di kediaman/kosan terlapor. Kejadian bermula saat korban berniat menagih pembayaran paket COD yang telah diantarkan sejak pagi hari. Karena pesan WhatsApp tak kunjung dibalas, korban berinisiatif menanyakan bukti transfer secara sopan saat mengantarkan paket kedua di sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB.

Bukannya membayar kewajiban, sang Kompol justru meledak amarahnya. “Kau cak ketakutan (seperti ketakutan), pasti kubayar!” bentak oknum tersebut sebelum melontarkan kata-kata kasar “goblok” kepada korban yang hanya menjalankan tugasnya.

Aksi Koboi di Balik Seragam:

Ketegangan memuncak saat korban mempertanyakan alasan perlakuan kasar tersebut. Tanpa ampun, oknum berpangkat melati satu ini diduga melakukan kekerasan fisik secara membabi buta. Pinggang korban dipukul, rambutnya dijenggut, hingga punggungnya ditendang.

Tak berhenti di situ, saat korban berusaha menyelamatkan diri keluar pagar, oknum Kompol tersebut melontarkan ancaman yang sangat tidak pantas keluar dari mulut seorang penegak hukum:

“Kau kalau ketemu aku sekali lagi ngantar paket sini, habis kau ku buat!”

Beruntung, rekan korban sesama kurir yang berada di lokasi segera melerai dan menyuruh korban pergi sebelum penganiayaan semakin parah.

Hukum Harus Tegak, Bukan Tebang Pilih:

Tindakan Kompol Amin Hanafi ini menjadi preseden buruk di tengah upaya Polri memperbaiki citra di mata masyarakat. Seorang kurir yang mengais rezeki dengan jujur justru menjadi samsak amarah oknum yang seharusnya memberikan rasa aman.

Kini, publik menunggu ketegasan Kapolda Sumsel dan Propam Polda Sumsel. Apakah pangkat Kompol akan menjadi perisai bagi tindakan kriminal, ataukah hukum akan menyeret sang oknum tanpa pandang bulu? Rakyat menonton, dan keadilan untuk kurir kecil ini tidak boleh ditawar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Haru di Musi Rawas: Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran
Tim Penyidik Kejati Sumsel Sita Aset PT KMM Terkait Dugaan Korupsi Distribusi Semen
Polres Banyuasin Gelar FGD Sespim Polri 2026, Bahas Transformasi Kepemimpinan di Era Digital
Kapolda Sumsel Tegaskan Sinergi Polri dan Ulama dalam Menjaga Keutuhan NKRI di Tugu Mulyo
Penggerebekan Kost di Jalan Trikora Palembang Amankan Dua Tersangka, Sabu Ditemukan di Lantai TKP
Alumni PGAN 91 Palembang Hadiri Pemakaman Orang Tua Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU
KEJATI SUMSEL TETAPKAN 5 TERSANGKA DALAM DUA PERKARA BESAR: OBSTRUCTION OF JUSTICE DAN KORUPSI KUR
Polisi Ciduk Pengedar Narkoba di GG Safira Curup Tengah,Pelaku Tak Berkutik
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 02:14 WIB

Momen Haru di Musi Rawas: Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran

Kamis, 30 April 2026 - 01:23 WIB

Tim Penyidik Kejati Sumsel Sita Aset PT KMM Terkait Dugaan Korupsi Distribusi Semen

Rabu, 29 April 2026 - 13:42 WIB

Polres Banyuasin Gelar FGD Sespim Polri 2026, Bahas Transformasi Kepemimpinan di Era Digital

Rabu, 29 April 2026 - 13:32 WIB

Kapolda Sumsel Tegaskan Sinergi Polri dan Ulama dalam Menjaga Keutuhan NKRI di Tugu Mulyo

Rabu, 29 April 2026 - 10:12 WIB

Penggerebekan Kost di Jalan Trikora Palembang Amankan Dua Tersangka, Sabu Ditemukan di Lantai TKP

Berita Terbaru