ANGGOTA POLISI TEWAS DITEMBAK BEGAL DI LAMPUNG, BUDI RIZKIYANTO DESAK KAPOLRI BURU PELAKU SAMPAI KE UJUNG DUNIA

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang -Cybermabespolri.com

Penggiat Kontrol Sosial, Budi Rizkiyanto, angkat bicara terkait tragedi tewasnya anggota Kepolisian RI yang diduga ditembak kelompok begal di wilayah Lampung.

Budi mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengerahkan seluruh sumber daya Polri memburu dan menangkap pelaku sampai ke ujung dunia.

“Ini bukan kriminal biasa. Ini nyawa anggota polisi yang gugur saat bertugas melindungi masyarakat. Negara tidak boleh kalah dengan begal. Kapolri harus pastikan pelaku ditangkap hidup atau mati, dan diproses hukum seberat-beratnya. Kejar sampai ke ujung dunia kalau perlu,” tegas Budi, Sabtu (9/5/2026).

Budi menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum dan institusi Polri. Ia menegaskan, serangan terhadap aparat penegak hukum adalah serangan terhadap negara dan rasa aman seluruh rakyat.

“Ketika polisi yang bersenjata dan terlatih saja bisa jadi korban, bagaimana rasa aman masyarakat sipil? Ini alarm darurat kejahatan jalanan. Pembiaran satu kasus akan melahirkan ratusan begal baru yang makin brutal,” ujar Budi.

Desakan Budi Rizkiyanto ke Kapolri & Polda Lampung

Operasi Gabungan Skala Besar Bentuk tim khusus gabungan Bareskrim, Polda Lampung, dan Polda tetangga. Lakukan pengejaran intensif. Libatkan teknologi face recognition, IT, hingga anjing pelacak.

Tembak di Tempat Jika Melawan Sesuai Perkap, beri tindakan tegas terukur jika pelaku diduga membahayakan nyawa petugas atau masyarakat saat penangkapan. Jangan beri ruang begal untuk menembak lagi.

Evaluasi Keamanan Wilayah Polda Lampung diminta audit jalur rawan begal. Tambah patroli, pasang CCTV, perbaiki penerangan jalan. Begal tumbuh subur di ruang gelap dan sepi pengawasan.

Budi juga meminta masyarakat tidak main hakim sendiri dan serahkan proses hukum ke Polri. “Percayakan ke polisi. Tapi kita kawal. Jika dalam 1×24 jam belum ada titik terang, publik berhak bertanya. Kita kedepankan asas praduga tak bersalah untuk terduga, tapi proses hukum wajib cepat dan transparan,” tambahnya.

“Nyawa anggota polisi itu mahal. Mereka garda terdepan. Kalau negara tidak bisa lindungi aparatnya, siapa lagi yang lindungi rakyat? tutup Budi.

Hingga rilis ini diturunkan, Sabtu (9/5/2026), Polda Lampung belum merilis identitas lengkap korban maupun kronologi detail penembakan. Publik menunggu keterangan resmi dan langkah konkret dari Polri.

Penulis : Oman

Editor : Sukirman

Sumber Berita: Budi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence
KAPASITAS ANGGOTA TERUS BERKEMBANG, CAKAR SRIWIJAYA MELAHIRKAN DUA ORMAS BARU
216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut
Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi
PERKUAT PUBLIKASI BERDAMPAK, TIM KEHUMASAN KANWIL KEMENAG SUMSEL LAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI DI MAN 1 PALEMBANG
Gelar Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Kapolsek Rambang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

KAPASITAS ANGGOTA TERUS BERKEMBANG, CAKAR SRIWIJAYA MELAHIRKAN DUA ORMAS BARU

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:14 WIB

216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!