Ayah dan Anak di Muba Tewas Terbakar di Dalam Rumah, Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Maut

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

SEKAYU— Kebakaran pondok terpencil di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin yang menewaskan dua orang petani diduga kuat dipicu dari racun nyamuk bakar yang digunakan korban sebelum tidur.

Pihak kepolisian dari Polres Musi Banyuasin menyampaikan hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada sumber api dari aktivitas korban yang biasa menyalakan racun nyamuk bakar di dalam pondok.

Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S Hutahaean mengatakan temuan tersebut diperkuat dari keterangan pihak keluarga korban serta hasil pemeriksaan Polsek Babat Toman.

“Setelah dilakukan olah TKP dan keterangan saksi, kebakaran diduga berasal dari racun nyamuk bakar,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Dalam peristiwa tersebut, dua korban diketahui bernama Jamiran (70) dan anaknya Mujahirin (30), warga Dusun 1 Desa Ulak Taberau, Kecamatan Lawang Wetan.

Pondok yang terbakar merupakan bangunan panggung berukuran sekitar 3×6 meter yang terbuat dari papan dengan atap genteng.

Lokasinya berada sekitar tiga kilometer dari permukiman warga dan hanya dapat diakses dengan berjalan kaki atau kendaraan roda dua.

Api dengan cepat melahap seluruh bangunan hingga menghanguskan isi pondok, termasuk dua unit sepeda motor, perabot rumah tangga, tabung gas, dan sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Babat Toman. Pihak keluarga disebut menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Hingga kini, polisi masih memastikan tidak adanya unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran tersebut.

Penulis : Supriono CEO Petir Remon

Editor : Za

Sumber Berita: Polres Muba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla
RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”
BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:37 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 11:32 WIB

RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!