Bangkitkan Olahraga Tradisional,Polda Sumsel Gelar Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2026,Diikuti Ribuan Peserta

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang ( SUMATRA SELATAN ),Cybermabespolri.com – Di tengah pesatnya gempuran olahraga modern dan olahraga elektronik atau e-sport, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) sukses membangkitkan kembali muruah olahraga bela diri warisan Nusantara. Hal ini dibuktikan melalui perhelatan akbar “Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup II Tahun 2026” yang digelar meriah di GOR Dempo Jakabaring Sport City Palembang, Kamis (9/7/2026).

Mengusung tema besar *”Menuju Indonesia Emas Olympiade”*, kejuaraan yang menjadi bagian dari semarak Hari Bhayangkara ke-80 ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M.

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan standing ovation dan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, beserta jajaran yang telah menginisiasi reaktivasi olahraga tradisional pencak silat yang di Sumsel akrab disebut dengan istilah Kuntau.

“Kejelian jajaran Polda Sumatera Selatan dalam mereaktivasi olahraga tradisional ini merupakan tanda kebangkitan bagi warisan asli para leluhur kita yang kadang hampir dilupakan. Tujuannya bukan sekadar ketangkasan atau bela diri, melainkan membangun sportivitas anak bangsa menyongsong masa depan dengan mental bertanding yang hebat,” ujar Gubernur Herman Deru.

Kejuaraan Kapolda Cup II tahun ini mencatatkan rekor partisipasi yang luar biasa, yakni diikuti oleh 1.047 pendekar. Menariknya, ajang ini sukses mematahkan stigma bahwa olahraga bela diri hanya didominasi kaum adam. Tercatat, pesilat perempuan justru mendominasi arena dengan jumlah 558 peserta, mengungguli peserta laki-laki yang berjumlah 489 orang.

Selain itu, matras pertandingan juga menjadi saksi bisu kuatnya sinergitas tanpa batas antara elemen aparatur negara dan masyarakat. Berbagai perguruan silat melebur menjadi satu bersama 74 pesilat dari unsur TNI, 75 personel Polri, dan 176 peserta umum tingkat remaja hingga dewasa.

Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap ekosistem pencak silat, Polda Sumsel tak main-main dalam menyiapkan apresiasi. Selain memperebutkan medali dan piagam untuk kategori Pemassalan hingga Prestasi, panitia juga menyiapkan trofi juara umum, uang pembinaan, hingga puluhan keping matras pertandingan (50 keping untuk Juara Umum I Keseluruhan) guna mendukung infrastruktur latihan perguruan pencak silat ke depannya.

Kabidhumas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa kejuaraan ini adalah manifestasi nyata dari komitmen Polri dalam merawat kebhinekaan.

​”Kegiatan ini bukan sekadar unjuk kekuatan fisik, melainkan investasi jangka panjang pembentukan karakter generasi penerus yang tangguh, disiplin, dan cinta tanah air. Kami sangat bangga melihat ribuan peserta, terutama ratusan pendekar usia dini yang begitu antusias. Harapan kami, dari matras Kapolda Cup II ini kelak akan lahir atlet-atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah Olimpiade, sekaligus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan,” ungkap Kabidhumas.

Melalui Kejuaraan Kapolda Cup II 2026 ini, Polri kembali membuktikan kehadirannya yang tidak sekadar bertugas menjaga keamanan (Kamtibmas), melainkan juga menjadi motor penggerak pelestarian budaya bangsa dan pencetak generasi tangguh menuju Indonesia Emas.

Penulis : Alex Riduan

Editor : Rosidi

Sumber Berita: Humas Polda Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla
Danrem 044/Gapo : Inovasi Ekstrak Kulit Singkong PS 08 Ampuh Tanggulangi Fire Spot Karhutla
Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
Kapolda Sumsel Sambut Lawatan Kerja Kajati Sumsel yang Baru
Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas
Operasi Aman Nusa II Padamkan Karhutla di Desa Ibul Besar I Ogan Ilir
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:37 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 08:40 WIB

Danrem 044/Gapo : Inovasi Ekstrak Kulit Singkong PS 08 Ampuh Tanggulangi Fire Spot Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Selasa, 1 September 2026 - 22:49 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni

Selasa, 1 September 2026 - 18:19 WIB

Kapolda Sumsel Sambut Lawatan Kerja Kajati Sumsel yang Baru

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!