Bengkulu cyberMabesPolri – Pemerintah Kota Bengkulu dinilai gagal menangani masalah geng motor yang mayoritas anggotanya masih pelajar. Meskipun sudah ada upaya seperti pemberlakuan jam malam bagi pelajar, masalah ini belum terpecahkan.
Baru-baru ini, terjadi tawuran remaja di Jalan KZ Abidin 2, Bengkulu, yang berujung pada pembakaran sepeda motor. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan komitmennya untuk menangani masalah ini dengan tegas.
Pemkot Bengkulu dan Forkopimda akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dan strategi penanganan geng motor.
Langkah-langkah yang diambil:
– Pemberlakuan jam malam bagi pelajar
– Pertemuan dengan kepala sekolah untuk meningkatkan pengawasan
– FGD dengan Forkopimda untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat
Pemkot Bengkulu berharap dapat menyelesaikan masalah ini dengan kerja sama semua pihak.Namun Pertanyaan besar nya adalah apakah Upaya ini akan Berhasil? Waktu akan menjawabnya.












