Gubernur H.Herman Deru Janjikan Bangun Jembatan Besi Ketapang l l Dan Jembatan Jalan Yang rusak Lainnya Diganti Jembatan Beton Dan Bangun Jalan Cor Beton Yang Rusak Yang Ada Di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan Tahun 2026 Ini

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediacybermabespolri.com
Ogan Ilir (Sumsel) — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau kondisi jalan dan jembatan pada rute Babatan–Saudagar–Penyandingan, Betung Rengas Hingga Jalan Dan Jembatan Yang Ada Di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan pada Kamis (29/1/2026). Dalam kunjungan kerja nya langsung cek kondisi jalan dan jembatan yang rusak dengan keliling dengan Bupati Ogan Ilir panca Wijaya Akbar beserta rombongan konvoi berkendaraan sepeda motor tersebut, H. Herman Deru melihat langsung kondisi Jembatan Besi Ketapang II di Desa Ketapang II , Kecamatan Rantau Panjang, Juga Jembatan Yang Lain nya serta jalan yang rusak yang ada di Kabupaten Ogan Ilir, yang dinilai sudah tidak layak digunakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan besi tersebut tampak rapuh dan berlubang akibat faktor usia. Kondisi ini menyebabkan jembatan tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat dan membahayakan pengguna jalan juga jalan yang rusak berlobar dan penuh lumpur dan becek pasca hujan deras.

Menurut keterangan warga setempat, Gubernur H.Herman Deru sempat berhenti ketika melintasi lokasi karena kendaraan terhalang oleh kerusakan jembatan dan jalan rusak berlobang penuh lumpur Ia kemudian meminta Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar untuk segera mengajukan surat ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Provinsi Sumatera Selatan agar dilakukan penanganan secepatnya.

“Ia meminta kepada Bupati Ogan Ilir untuk bersurat ke provinsi agar jembatan dan jalan yang rusak berlobang penuh lumpur tersebut segera diperbaiki, karena merupakan jalan provinsi,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Warga juga menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru agar jembatan dan jalan yang rusak tersebut tidak sekadar diperbaiki, melainkan diganti dengan jembatan beton dan jalan cor beton. Hal itu dinilai lebih aman dan tahan lama, mengingat tingginya mobilitas kendaraan yang melintas.

“Jembatan Besi Ketapang II Dan jembatan lainnya serta jalan yang rusak ini sudah dibangun sekitar 20 tahun lalu, sekitar tahun 2004 saat awal pemekaran Kabupaten Ogan Ilir. Kondisinya sekarang sudah sangat memprihatinkan,” kata warga.

Menurut warga, peningkatan arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat membuat jembatan besi Dan jalan yang rusak tersebut kerap mengalami kerusakan meski telah beberapa kali diperbaiki.

“Kami berharap jembatan besi dan jalan yang rusak ini diganti dengan jembatan beton dan jalan cor beton Kalau hanya diperbaiki, cepat rusak lagi karena lalu lintas kendaraan sekarang sudah sangat padat,” harapnya.

Warga menambahkan, sejak adanya akses jalan dan jembatan tersebut pascapemekaran Kabupaten Ogan Ilir, mobilitas masyarakat dan perekonomian di wilayah tersebut mengalami peningkatan signifikan.

“Dulu kami harus menggunakan perahu. Sekarang sudah bisa naik motor dan mobil, sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian menjadi lebih lancar,” ungkap warga.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti kondisi jembatan dan jalan yang rusak tersebut dan mengupayakan penggantian jembatan besi dan membangun jalan cor beton dengan konstruksi beton demi keselamatan dan kelancaran transportasi masyarakat.tutupnya. (Hendry/Bobby).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis
Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik
Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T
Antisipasi Macet Arus Mudik, Polres Banyuasin Kandangkan Puluhan Truk Sumbu Tiga di Jalintim Palembang–Betung
Kekompakan Tanpa Batas, Kabid Keuangan Hadiri Buka Puasa Bersama satker Bidkeu di Polda Sumsel 
Dugaan Perkara Pengadaan Tanah Kolam Retensi Seolah Terjadi Kesalahan Audit
Diduga Langgar Disiplin ASN, Aktivis Sumsel Gelar Aksi di Kantor Gubernur
Kabur Saat Digerebek, Pengedar Sabu di Palembang Sembunyikan Barang Bukti di Atap Seng
Berita ini 41 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:47 WIB

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:26 WIB

Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:38 WIB

Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:59 WIB

Kekompakan Tanpa Batas, Kabid Keuangan Hadiri Buka Puasa Bersama satker Bidkeu di Polda Sumsel 

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:18 WIB

Dugaan Perkara Pengadaan Tanah Kolam Retensi Seolah Terjadi Kesalahan Audit

Berita Terbaru