Inspektorat Muara Enim Lalai Mengantisipasi Sehingga Mafia Jual Beli Proyek Merajalela

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com
Muara Enim,-Sumatra Selatan
Inspektorat Muara Enim sepertinya tidak terlalu di pungsikan oleh Pemkab Muara Enim untuk mengawasi kinerja Unit Layanan Pengadaan dan kinerja dinas saat proses lelang dan pelaksanaan pekerjaan.

Menunggu bola atau menunggu laporan masuk baru bertindak mungkin seperti itu kinerja inspektorat Muara Enim yang di komandoi Jaksa penyidik handal pada masanya.

OTT atau non OTT karena Alphard ada sebelum OTT itu bukan masalah karena masalah sebenarnya ada di kinerja dinas, ULP, inspektorat dan Sekertariat Daerah yang diduga tidak mengantisipasi dan diam terkait adanya dugaan mafia jual beli proyek.

Bila belanja modal dalam APBD Muara Enim mendekati Rp. 1,5 trilyun maka dengan peristiwa OTT 20% dari nilai kontrak ada potensi kerugian negara mendekati hampir Rp. 300 milyar dari dugaan praktek mafia jual beli proyek.

Lelang yang diatur untuk pembeli proyek, pekerjaan yang tidak sesuai speks material, volume kurang, tidak memenuhi speks teknis dan pelanggaran klausal kontrak mudah di deteksi inspektorat Muara Enim kalau kinerjanya menjemput bola.

PR besar APH di Sumatera Selatan adalah mengungkap kasus korupsi yang mudah di deteksi dengan memeriksa hasil pekerjaan, menindak lanjuti laporan masyarakat dan bertindak tegas tanpa pandang bulu kepada oknum Dinas atau petinggi Pemerintahan.

Tolak ukur adanya tindak pidana korupsi adalah Umur pakai infrastruktur belanja modal hanya seumur jagung sudah mulai alami kerusakan dan hancur total dalam waktu kurang dari 5 tahun.

Melanggar undang – undang jasa konstruksi, pengadaan barang tidak sesuai speks, volume kurang dan pelanggaran klausal kontrak mudah di deteksi tapi terkesan tak terdeteksi dan tidak pernah ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ops Ketupat Musi 2026: Polda Sumsel Kantongi Truk di Perbatasan Jambi, Tim Urai Macet Siaga
Perkuat Sinergi Pemerintahan, Gubernur Herman Deru Minta Alumni dan Praja IPDN Jaga Profesionalitas dan Etika Komunikasi
36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis
Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik
Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T
Polda Sumsel Catat Zero Accident pada Hari Kedua Ops Ketupat Musi 2026
Antisipasi Macet Arus Mudik, Polres Banyuasin Kandangkan Puluhan Truk Sumbu Tiga di Jalintim Palembang–Betung
Kekompakan Tanpa Batas, Kabid Keuangan Hadiri Buka Puasa Bersama satker Bidkeu di Polda Sumsel 
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 06:01 WIB

Ops Ketupat Musi 2026: Polda Sumsel Kantongi Truk di Perbatasan Jambi, Tim Urai Macet Siaga

Senin, 16 Maret 2026 - 05:57 WIB

Perkuat Sinergi Pemerintahan, Gubernur Herman Deru Minta Alumni dan Praja IPDN Jaga Profesionalitas dan Etika Komunikasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:47 WIB

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:26 WIB

Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:18 WIB

Polda Sumsel Catat Zero Accident pada Hari Kedua Ops Ketupat Musi 2026

Berita Terbaru