Kapolri Pimpin Apel 5.000 Ojol dan Buruh di Palembang

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

PALEMBANG — Sebanyak 5.000 pengemudi ojek online dan pekerja dari berbagai organisasi buruh mengikuti Apel Ojol dan Buruh Kamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Minggu pagi (8/3/2026).

Apel yang mengusung tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas pekerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. bersama Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel mendampingi Kapolri selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Turut hadir Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa, yang memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyematan rompi kepada perwakilan ojol dan buruh, dilanjutkan dengan deklarasi bersama “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae.”

Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara Polri, komunitas ojol, dan serikat buruh dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Melalui deklarasi ini, komunitas pekerja diharapkan dapat berperan sebagai mitra aktif Polri dalam sistem community policing, dengan ikut menjaga keamanan lingkungan dan melaporkan potensi gangguan kamtibmas.

Dalam amanatnya, Kapolri menyoroti situasi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

Konflik di berbagai kawasan dunia, termasuk Timur Tengah, menurut Kapolri dapat berdampak pada harga energi dan kondisi ekonomi masyarakat.

Karena itu, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan stabilitas sosial.

Kapolri juga mendorong komunitas ojol untuk memanfaatkan layanan darurat 110 dalam melaporkan gangguan keamanan secara cepat.

Selain itu, Polri juga tengah mengembangkan fitur panic button khusus bagi pengemudi ojol untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja transportasi berbasis aplikasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan sejumlah dukungan Polri kepada komunitas buruh dan ojol.

Dukungan tersebut meliputi : layanan kesehatan di RS Bhayangkara, pembentukan Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda dan Polres, penguatan perlindungan pekerja, termasuk jaminan kecelakaan kerja.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolri memastikan kesiapan Operasi Ketupat di seluruh wilayah Indonesia.

Polri akan menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di jalur-jalur mudik guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Kapolri juga mendorong perusahaan aplikator ojek online untuk menyediakan program mudik gratis bagi para pengemudi sebagai bentuk dukungan sosial kepada pekerja transportasi.

Peserta apel berasal dari berbagai platform transportasi online, antara lain : Maxim, Grab, Gocar, Shopee dan Gojek

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti sejumlah organisasi buruh seperti : KSPSI Sumsel 1973, KASBI Sumsel, KSPSI Sumsel AGN, SPPLNI-KPBI dan NIKUEBA-KSBSI.

Usai kegiatan, seluruh peserta menerima bantuan bahan pokok berupa beras, gula, minyak goreng, dan mie instan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan daerah.

“Kami mengajak seluruh komunitas ojol dan buruh untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di Bumi Sriwijaya. Sinergi ini adalah komitmen nyata demi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polda Sumsel dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

“Polda Sumsel menjadikan komunitas ojol dan buruh sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan daerah. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

 

Reza js

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis
YSKLI Sumsel Berbagi Takjil di Jalan Musi Raya, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan
Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik
Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T
Polda Sumsel Catat Zero Accident pada Hari Kedua Ops Ketupat Musi 2026
Antisipasi Macet Arus Mudik, Polres Banyuasin Kandangkan Puluhan Truk Sumbu Tiga di Jalintim Palembang–Betung
Kekompakan Tanpa Batas, Kabid Keuangan Hadiri Buka Puasa Bersama satker Bidkeu di Polda Sumsel 
POSE RI Bakal Aksi di Polda Sumsel, Desak Aparat Segera Tindak Tambang Galian C di Muara Teladan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:47 WIB

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:48 WIB

YSKLI Sumsel Berbagi Takjil di Jalan Musi Raya, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:26 WIB

Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:38 WIB

Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:18 WIB

Polda Sumsel Catat Zero Accident pada Hari Kedua Ops Ketupat Musi 2026

Berita Terbaru