Kepahiang Bengkulu cyberMabesPolri– Kondisi SMP N1 Kepahiang sangat memprihatinkan. Bangunan sekolah terlihat rusak, kotor, dan tidak terawat. Atap rusak bolong, dinding tembok kotor lumutan, dan cat tembok kumuh. Saat awak media mengkonfirmasi kepala sekolah, tidak ada di tempat, sehingga tidak bisa mendapatkan klarifikasi tentang penggunaan dana BOS.

Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) seharusnya digunakan untuk perawatan gedung sekolah, pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan pintu dan jendela, serta pembelian meja dan kursi. Namun, kondisi SMP N1 Kepahiang menunjukkan bahwa dana tersebut mungkin tidak digunakan dengan baik.

“Bagaimana bisa sekolah dengan jumlah siswa lebih dari seribu orang memiliki kondisi bangunan seperti ini?” kata seorang warga. Masyarakat dan awak media meminta aparat penegak hukum untuk segera menyelidiki kemana larinya anggaran dana BOS SMP N1 Kepahiang.
Kepala sekolah, yang tidak ada di tempat saat dikonfirmasi, belum memberikan klarifikasi tentang penggunaan dana BOS. Namun, jelas bahwa kondisi SMP N1 Kepahiang sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius dari pihak terkait.
*KRONOLOGI KEJADIAN:
– Kamis, 05 Maret 2026: Awak media investigasi kelapangan dan menemukan kondisi bangunan SMP N1 Kepahiang rusak dan tidak terawat.
– Kepala sekolah tidak ada di tempat saat dikonfirmasi.
– Masyarakat dan awak media meminta aparat penegak hukum untuk segera menyelidiki kemana larinya anggaran dana BOS SMP N1 Kepahiang.
*PERMINTAAN:
– Aparat penegak hukum segera menyelidiki kemana larinya anggaran dana BOS SMP N1 Kepahiang.
– Pihak sekolah memberikan klarifikasi tentang penggunaan dana BOS.
– Perbaikan bangunan sekolah segera dilakukan.
Berita kita Tayangkan belum ada klarifikasi Tanggapan Dari Pihak Sekolah Tersebut
Penulis : Mandala
Sumber Berita: Rejang Lebong Curup












