Mendagri Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGPINANG, cybermabespolri.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying dalam memenuhi kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM) menjelang hari raya Idulfitri. Ia memastikan stok pangan nasional dalam kondisi sangat mencukupi.

 

“Jadi, masyarakat sekali lagi tidak perlu panik. Itu hal yang terpenting, ya. Tidak perlu panic buying. Justru panic buying akan membuat gangguan terhadap rantai suplai,” tegasnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Tiga Juta Rumah di Aula Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (9/3/2026).

 

Mendagri juga menepis anggapan bahwa lonjakan angka inflasi Februari secara year-on-year (YoY) sebesar 4,76 persen terjadi karena kelangkaan bahan pokok di dalam negeri. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa komoditas makanan dan minuman di dalam negeri relatif terkendali.

 

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini berstatus swasembada beras dengan cadangan nasional sekitar 4 juta ton yang dinilai sangat mencukupi. Dari sisi intervensi pasar, Perum Bulog masih memiliki sisa cadangan beras, sementara pemerintah baru melepas sekitar 1 juta ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

 

“Apalagi beras, itu cukup. Cadangan saja yang harusnya dilepas 1,5 juta ton oleh Bulog, itu saja masih tersisa. Kita mempunyai stok lebih kurang 4 juta ton, dan baru dilepas lebih kurang 1 juta ton untuk beras SPHP. Nah, ketersediaan stok beras kita ini cukup,” jelasnya.

 

Untuk menjaga inflasi tetap terkendali menjelang hari raya, Mendagri meminta seluruh kepala daerah memimpin rapat koordinasi dengan distributor dan pengusaha pasar, memastikan ketersediaan pasokan, serta aktif melakukan intervensi melalui Gerakan Pasar Murah guna membantu masyarakat.

 

Selain itu, ia juga meminta kepala daerah memberikan pernyataan resmi kepada publik untuk menenangkan masyarakat bahwa stok di wilayahnya dipastikan aman.

 

“Nah, tugas kita pemerintah meyakinkan, menenangkan mereka bahwa stok [kita] cukup,” pesannya.

 

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepri, serta para wali kota dan bupati se-Provinsi Kepri.

 

Rapat ini juga diikuti secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) oleh pejabat Kemendagri dan perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kantor Staf Presiden, serta Kementerian/Lembaga lainnya. Selain itu, para kepala daerah beserta jajaran Forkopimda dari seluruh Indonesia juga ikut menyaksikan rapat secara virtual dari wilayah masing-masing.

Penulis : As

Editor : As

Sumber Berita: Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis
Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik
Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T
Antisipasi Macet Arus Mudik, Polres Banyuasin Kandangkan Puluhan Truk Sumbu Tiga di Jalintim Palembang–Betung
Kekompakan Tanpa Batas, Kabid Keuangan Hadiri Buka Puasa Bersama satker Bidkeu di Polda Sumsel 
Dugaan Perkara Pengadaan Tanah Kolam Retensi Seolah Terjadi Kesalahan Audit
Diduga Langgar Disiplin ASN, Aktivis Sumsel Gelar Aksi di Kantor Gubernur
Kabur Saat Digerebek, Pengedar Sabu di Palembang Sembunyikan Barang Bukti di Atap Seng
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:47 WIB

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:26 WIB

Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:38 WIB

Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:59 WIB

Kekompakan Tanpa Batas, Kabid Keuangan Hadiri Buka Puasa Bersama satker Bidkeu di Polda Sumsel 

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:18 WIB

Dugaan Perkara Pengadaan Tanah Kolam Retensi Seolah Terjadi Kesalahan Audit

Berita Terbaru