Banyuasin,cybermabespolri.com – Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Prioritas Nasional Presiden RI di sektor perikanan, ekonomi biru, dan ketahanan pangan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WIB itu dipusatkan di Jalan TPI RT 011 Dusun III Desa Sungsang IV. Pengamanan dilakukan secara ketat oleh jajaran Polres Banyuasin guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.
Sebelum kedatangan rombongan Menko Polkam, apel kesiapan pengamanan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Banyuasin AKP M. Ilham, S.I.K., M.M., CPHR. Rombongan tiba sekitar pukul 08.30 WIB dan disambut meriah oleh pelajar SDN 07 dan SMPN 01 Banyuasin II melalui yel-yel serta tarian tradisional Sedulang Setudung.
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, yang hadir mewakili gubernur, menyampaikan bahwa pembangunan fisik gedung KNMP Desa Sungsang IV telah mencapai 100 persen.
“Pembangunan KNMP ini merupakan bagian dari target Program Strategis Nasional Peningkatan Kesejahteraan Nelayan 2025–2029 yang dicanangkan Presiden,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Trian Yunanda, mengungkapkan apresiasinya terhadap capaian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Dari seluruh Indonesia, hanya Provinsi Sumatera Selatan yang telah menyelesaikan 100 persen pembangunan gedung KNMP. Ini sejalan dengan program ekonomi Presiden yang mengutamakan pengelolaan sumber daya laut berbasis masyarakat pesisir,” katanya.
Dalam sambutannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan sesuai arahan Presiden RI untuk memastikan optimalisasi program KNMP yang dinilai strategis bagi peningkatan kesejahteraan nelayan.
“Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung fasilitas KNMP yang kabarnya sudah selesai 100 persen. Rencananya, serah terima dari KKP kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel akan dilakukan pada Juni 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut menjadi bagian dari hilirisasi sektor kelautan yang dicanangkan Presiden, di mana hasil tangkapan nelayan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga diolah melalui sentra hilirisasi skala kecil dan menengah.
Dalam kunjungan itu, sejumlah program strategis juga disampaikan pemerintah, di antaranya:
KNMP diproyeksikan menjadi model ketahanan pangan berbasis masyarakat pesisir untuk mendukung target Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2028.
Pemerintah berencana membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kecamatan Banyuasin II guna mendukung program energi berkelanjutan dan subsidi tepat sasaran bagi nelayan.
Nelayan di Banyuasin akan mendapatkan dukungan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank SumselBabel dengan pendampingan Satgas Percepatan Hilirisasi Perikanan tingkat provinsi.
Pemerintah menargetkan peningkatan hasil tangkapan nelayan kecil hingga 30 persen pada akhir 2026 melalui program Lumbung Ikan Nasional di kawasan Sungsang IV.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan peninjauan gedung KNMP oleh rombongan pemerintah pusat dan daerah.
Kapolres Banyuasin, Risnan Aldino, mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menjaga aset negara ini hingga proses serah terima selesai. Kesuksesan program Presiden di daerah adalah keberhasilan kita bersama,” ujarnya.
Penulis : Rosidi
Editor : Rosidi
Sumber Berita: Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel












