CYBERMABESPOLRI.COM
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa memastikan dana Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara, TNI, Polri, dan pensiunan sebesar Rp55 triliun sudah tersedia di kas negara.
Pengumuman resmi dan pencairan dijadwalkan setelah Presiden Prabowo Subianto kembali dari kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat.
Target penyaluran tepat minggu pertama Ramadan 1447 H untuk 10,5 juta penerima manfaat.
Purbaya menyatakan Peraturan Pemerintah pengatur THR masih dalam proses akhir persiapan.
“Presiden akan mengumumkan langsung setelah kembali dari Amerika Serikat,” ungkapnya usai Konferensi Pers APBN KiTa Senin pagi.
THR diberikan penuh tanpa potongan iuran mengacu ketentuan PP Nomor 11 Tahun 2025 tentang hak pegawai tetap.
Komponen THR terdiri dari gaji pokok ditambah tunjangan keluarga dan jabatan struktural.
Pegawai dengan masa kerja kurang dari 12 bulan mendapat proporsi bulan kerja dibagi 12 kali gaji pokok dasar.
Pencairan secara bertahap melalui rekening masing-masing instansi pusat dan daerah.
Kebijakan mendukung daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 1447 H dengan estimasi 6-15 Maret 2026.
Pemerintah optimis THR jadi stimulus ekonomi kuartal pertama sekaligus menjaga inflasi pangan terkendali.
Total 10,5 juta penerima termasuk 5,8 juta ASN aktif dan 2,7 juta pensiunan.
Kepastian THR menjadi penopang konsumsi rumah tangga saat momentum ekonomi Ramadan.
Purbaya optimis proses administratif rampung seiring kepulangan presiden dari Washington.
Penyaluran awal Ramadan jadi strategi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Penulis : Yusuf eka saputra
Sumber Berita: Jakarta kementerian












