Operasi Ketupat Musi 2026 Berakhir, 459 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Sumsel

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

 

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan merampungkan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dengan mencatat peningkatan pada berbagai indikator pengamanan dan pelayanan dibandingkan tahun 2025.

Selama periode 13 hingga 25 Maret 2026, total kegiatan preemtif dan preventif mencapai 30.956 kegiatan, meningkat 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan signifikan terjadi pada kegiatan preventif yang naik 30,4 persen, menunjukkan penguatan kehadiran personel di lapangan dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas.

Di bidang penegakan hukum, Polda Sumsel mencatat transformasi berbasis teknologi melalui penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Penindakan melalui ETLE mobile meningkat 658 persen, sementara tilang manual turun drastis hingga 98,9 persen, menandakan pergeseran menuju penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Dari sisi transportasi, seluruh moda mengalami pertumbuhan.

Penumpang bandar udara meningkat 38 persen menjadi 178.522 orang, sementara terminal bus tumbuh 43 persen menjadi 70.301 penumpang.

Moda kereta api juga meningkat 17,4 persen, menunjukkan tren positif kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik.

Sementara itu, arus kendaraan di jalan tol mencapai 459.476 kendaraan, dengan pertumbuhan pada sejumlah ruas strategis seperti Tol Terpeka dan Indralaya–Prabumulih.

Namun demikian, peningkatan mobilitas masyarakat juga berdampak pada naiknya angka kecelakaan lalu lintas.

Jumlah kejadian kecelakaan tercatat meningkat dari 80 menjadi 129 kasus, yang menjadi perhatian serius untuk evaluasi ke depan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel selama operasi berlangsung.

“Selama 13 hari, seluruh personel bekerja tanpa henti. Capaian ini adalah hasil dedikasi bersama, namun peningkatan angka kecelakaan menjadi perhatian yang harus kami jawab dengan langkah yang lebih baik ke depan,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa transparansi data ini merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan data ini secara terbuka. Ada capaian yang meningkat dan ada yang menjadi evaluasi. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Keberhasilan Operasi Ketupat Musi 2026 juga didukung sinergi lintas sektor dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110.

Saat ini, Operasi Ketupat Musi 2026 telah resmi berakhir dalam kondisi aman dan kondusif.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pada setiap operasi kepolisian ke depan.

 

Reza js

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Kapolda Sumsel Sambut Lawatan Kerja Kajati Sumsel yang Baru
Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT

Rabu, 2 September 2026 - 07:04 WIB

Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Selasa, 1 September 2026 - 22:32 WIB

HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!