Petugas Kebersihan DLH Keluhkan Gaji Tidak Sesuai Yang Diterima Pimpinan PT.Persada outsourcing Kecolongan Gaji Petugas Kebersihan Nya : Apa Penyebab Nya Ini Alasan Nya ?

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejang Lebong ( Bengkulu ) CyberMabesPolri – Beredar di dunia maya maupun di grup WhatsApp terkait kerja kebersihan Di Dinas Lingkungan hidup ( DLH ) yang mana Petugas kebersihan Tersebut Mengeluhkan karna gaji yang diterima pada saat gajian telah dipotong, Senin 02/02/2026.

Dia menceritakan Waktu dulu gajinya Sebesar Rp. 1,3 Jt Dengan Jam kerja 4-5 Jam Dibawah naungan DLH kini Gaji nya Turun Setelah dipegang oleh PT.Persada menerima gaji Sebesar Rp. 1,1 Jt Dengan Kerja 8-10 jam dia menjelaskan Kemarin Ada Pembicaraan Terhadap diri nya akan nanti Di usaha kan menerima Gaji UMR dan Nyata nya jauh dari UMR.
Keluh Nya dengan Gaji 1,1 juta yang ia terima Merasa Tidak cukup dengan kehidupan sehari-hari nya bahkan diri nya menganggap itu tidak manusiawi Dengan apa yang dikerjakan dan hasil kerja yang diterima nya.

Bupati Rejang Lebong Sempat Memberikan surat edaran nomor 560/025/Disnakertrans 2026. Penetapan upah minimum kabupate ( UMK ) RL tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.841.749,59 Perbulan

” hal ini tanda tanya besar bagi petugas kebersihan bagian Bongkar muat ( BM ) bukan nya malah naik gaji yang dia terima malah gaji yang diterima turun padahal bagian BM bisa dibilang kerjanya lebih menguras tenaga,” Ungkap Mr B diGrup WhatsApp.
” Saat awak media komfirmasih kepada.pimpinan PT.Persada dia menjelaskan Untuk pemotongan petugas bOngkar muat ( BM ) ia mengatakan kalau outsourcing pribadi dirinya kecolongan karna data base yang asli nya belum megang dari DLH nya dan nanti akan di ideal kan Sesuai dengan Pekerjaan Nya,” UngkapNya.

Awak media mempertanyakan pihak outsourcing PT.Persada Keberadaan Kantor nya tidak ada di kabupaten Rejang Lebong aneh nya PT.tersebut Bisa lolos kerjasama dengan Dinas Lingkungan hidup??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ops Ketupat Musi 2026: Polda Sumsel Kantongi Truk di Perbatasan Jambi, Tim Urai Macet Siaga
Perkuat Sinergi Pemerintahan, Gubernur Herman Deru Minta Alumni dan Praja IPDN Jaga Profesionalitas dan Etika Komunikasi
36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis
Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik
Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Kurir J&T
Antisipasi Macet Arus Mudik, Polres Banyuasin Kandangkan Puluhan Truk Sumbu Tiga di Jalintim Palembang–Betung
Kekompakan Tanpa Batas, Kabid Keuangan Hadiri Buka Puasa Bersama satker Bidkeu di Polda Sumsel 
Dugaan Perkara Pengadaan Tanah Kolam Retensi Seolah Terjadi Kesalahan Audit
Berita ini 67 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 06:01 WIB

Ops Ketupat Musi 2026: Polda Sumsel Kantongi Truk di Perbatasan Jambi, Tim Urai Macet Siaga

Senin, 16 Maret 2026 - 05:57 WIB

Perkuat Sinergi Pemerintahan, Gubernur Herman Deru Minta Alumni dan Praja IPDN Jaga Profesionalitas dan Etika Komunikasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:47 WIB

36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:26 WIB

Kepsek Aniaya Aktivis, 50 LSM Siap Kepung Polda: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Disorot Publik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:01 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Polres Banyuasin Kandangkan Puluhan Truk Sumbu Tiga di Jalintim Palembang–Betung

Berita Terbaru