Jakarta(DKI Jakarta),Cybermabespolri.com —Merawat Budaya, Menegakkan Kemanusiaan,Batik bukan sekadar kain dan motif. Batik merupakan warisan budaya bangsa yang merefleksikan sejarah, kreativitas, keberagaman, serta identitas Indonesia.
Di Hari Batik Nasional, mari kita tidak hanya mengenakan batik, tetapi juga menghargai para perajin, menjaga keberlanjutan budaya, serta meneruskan nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman kepada generasi berikutnya.
Pada momentum Hari Tanpa Kekerasan Internasional, mari kita tegaskan bahwa perbedaan pendapat tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan kekerasan, intimidasi, ancaman, ataupun tindakan yang merendahkan martabat manusia.
Keadilan harus diperjuangkan dengan keberanian, tetapi keberanian harus tetap berada dalam koridor hukum, etika, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Transparansi, dialog, supremasi hukum, dan penyelesaian yang bermartabat merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, adil, dan berkeadaban.
Rawat budaya. Hormati perbedaan. Tegakkan hukum. Tolak kekerasan. Lindungi martabat manusia.
Karena Indonesia yang kuat bukan hanya Indonesia yang mampu menjaga warisan budayanya, tetapi juga Indonesia yang mampu menjunjung tinggi kemanusiaan dan menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang bermartabat.
Salam pengabdian untuk Indonesia.
Dr. (c) TNI AD (Purn.) Adv. Rikha Permatasari, S.H., M.H.
Advokat | Pemerhati Hukum dan Keadilan
Penulis : Budi Rizki Yanto
Editor : Red
Sumber Berita: Dr. (c) TNI AD (Purn.) Adv. Rikha Permatasari, S.H., M.H.










