Tiga Kali Kilang Ilegal Terbakar Tanpa Tersangka, Barikade 98 Desak Kapolsek Babat Toman serta Kanit Reskrim Dicopot

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Banyu Asin (Sumatera Selatan)-Cybermabespolri.com – Rentetan kebakaran penyulingan minyak ilegal (illegal refinery) yang telah tiga kali terjadi dalam kurun waktu sekitar satu bulan di wilayah hukum Polsek Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, memicu desakan agar Kapolsek Babat Toman IPTU Faisal Muhammad, S.Tr.K., beserta Kanit Reskrim IPDA Hapis Zulfadli segera dicopot dari jabatannya. Keduanya dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum, bahkan terkesan saling melempar tanggung jawab saat dimintai keterangan terkait kebakaran terbaru.

Sorotan tersebut mencuat setelah kebakaran kembali melanda lokasi penyulingan minyak ilegal di kawasan Pal 2 Simpang Talang Bayung, Desa Bangun Sari, Kecamatan Babat Toman, Jumat (3/7/2026). Peristiwa itu merupakan kebakaran ketiga dalam waktu kurang lebih satu bulan di kawasan yang sama.

Saat dikonfirmasi awak media mengenai insiden tersebut, Kapolsek Babat Toman IPTU Faisal Muhammad tidak memberikan penjelasan dan justru mengarahkan wartawan untuk menghubungi Kanit Reskrim Polsek Babat Toman. Namun hingga berita ini diturunkan, Kanit Reskrim IPDA Hapis Zulfadli tidak memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat.

Sikap tersebut menuai kritik dari Ketua DPD Ormas Barikade 98 Muba, Boni. Menurutnya, aparat penegak hukum seharusnya memberikan kepastian informasi kepada masyarakat, bukan justru menunjukkan kesan saling menghindari tanggung jawab.

“Yang menjadi perhatian kami bukan hanya kebakarannya, tetapi bagaimana aparat menyikapi persoalan tersebut. Ketika Kapolsek melempar konfirmasi kepada Kanit Reskrim, sementara Kanit Reskrim memilih bungkam, tentu muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat. Karena itu kami mendesak agar Kapolsek Babat Toman dan Kanit Reskrim segera dievaluasi, bahkan dicopot apabila memang tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” tegas Boni.

Menurut Ketua Barikade 98 Muba, tiga kali kebakaran dalam waktu yang relatif singkat menunjukkan bahwa aktivitas penyulingan minyak ilegal masih terus berlangsung meskipun sebelumnya telah dilakukan operasi penertiban oleh aparat kepolisian.

Ia menilai penegakan hukum selama ini belum menyentuh akar persoalan. Aparat, kata dia, harus mampu mengungkap siapa pemilik kilang, pengelola, penyandang modal hingga pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

“Jangan hanya setiap terjadi kebakaran baru ada aktivitas di lapangan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pengungkapan jaringan pelaku sampai tuntas. Kalau kebakaran terus berulang, berarti ada persoalan yang harus segera dibenahi dalam penegakan hukumnya,” ujarnya.

Boni juga menyoroti maraknya aktivitas penyulingan minyak ilegal yang dinilai tidak sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam sektor energi. Menurutnya, pemerintah saat ini tengah berupaya meningkatkan lifting minyak nasional melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 14 Tahun 2025, yang tidak mengakomodasi aktivitas penyulingan minyak tradisional maupun penyulingan minyak ilegal.

(Tim)

Penulis : Sukirman

Editor : As

Sumber Berita: Tim di lapangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUA TAHUN BERLALU, LAPORAN DUGAAN PENGANCAMAN BERSENJATA DI PENUKAL ABAB DIPERTANYAKAN, PELAPOR MENGAKU BELUM TERIMA KEJELASAN
SUASANA HARI WISUDA UNSRI INDRALAYA ANGKATAN 2026 PENUH KEBAHAGIAAN
SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81, WARGA RT 48 RW 10 BUKIT SANGKAL GELAR BERBAGAI LOMBA
KETUA YAYASAN YA SEKALI DAVID WOWOR UCAPKAN SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI KE-81
Polantas Banyuasin Bagikan Makanan Gratis di Tengah Macet, Luruskan Video Viral di Jalintim Palembang-Betung
Kapolda Sumsel Instruksikan Ground Checking Masif, Korporasi Pembakar Lahan Akan Ditindak Tegas
Gerak Cepat Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres PALI Meringkus Pelaku Penusukan Maut
Pangdam II/Sriwijaya Tekankan Kesiapsiagaan Prajurit, Tanamkan Semangat “Si Vis Pacem, Para Bellum” di Yonif 147/KGJ
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:17 WIB

DUA TAHUN BERLALU, LAPORAN DUGAAN PENGANCAMAN BERSENJATA DI PENUKAL ABAB DIPERTANYAKAN, PELAPOR MENGAKU BELUM TERIMA KEJELASAN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:31 WIB

SUASANA HARI WISUDA UNSRI INDRALAYA ANGKATAN 2026 PENUH KEBAHAGIAAN

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:00 WIB

SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81, WARGA RT 48 RW 10 BUKIT SANGKAL GELAR BERBAGAI LOMBA

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:27 WIB

KETUA YAYASAN YA SEKALI DAVID WOWOR UCAPKAN SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI KE-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polantas Banyuasin Bagikan Makanan Gratis di Tengah Macet, Luruskan Video Viral di Jalintim Palembang-Betung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!