Tokoh Gereja Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Ibadah Jumat Agung Berlangsung Aman dan Khidmat

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus merawat toleransi beragama melalui pengamanan rangkaian ibadah Jumat Agung Tahun 2026. Upaya ini tidak hanya berjalan aman dan tertib, tetapi juga mendapatkan apresiasi luas dari tokoh agama dan pimpinan gereja di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Keberhasilan pengamanan ini merupakan implementasi langsung kebijakan Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin hak konstitusional masyarakat untuk beribadah secara aman dan khidmat. Untuk itu, Polda Sumsel secara maksimal mengerahkan kekuatan personel gabungan sebanyak 2.671 personel, terdiri dari unsur Polri dan TNI.

Selanjutnya, seluruh personel disebar secara merata untuk mengamankan 404 gereja yang tersebar di 17 kabupaten dan kota pada Jumat, 3 April 2026. Dengan pendekatan humanis, petugas hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang memastikan kenyamanan jemaat selama ibadah berlangsung.

Selain itu, pengamanan dilakukan melalui kombinasi langkah preventif dan preemtif, termasuk sterilisasi lokasi ibadah, pengaturan arus lalu lintas, serta pengawasan situasi kamtibmas secara berkelanjutan. Dengan demikian, seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan berarti.

Apresiasi nyata datang dari pimpinan gereja, salah satunya Pdt. E. Manurung Nababan yang menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang diberikan jajaran kepolisian.

“Ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat. Kami sangat mengapresiasi kehadiran Polri yang memberikan rasa nyaman bagi jemaat,” ungkapnya.

Tidak hanya di Kota Palembang, kondisi kondusif juga dirasakan di wilayah lain seperti Musi Rawas dan Muara Enim. Para tokoh agama di daerah tersebut menilai kehadiran aparat keamanan memberikan jaminan perlindungan nyata bagi umat yang menjalankan ibadah.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, menegaskan bahwa seluruh personel menjalankan pengamanan dengan mengedepankan pelayanan dan pendekatan humanis.

“Kami memastikan setiap jemaat dapat beribadah dengan tenang. Kehadiran kami adalah untuk memberikan rasa aman tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah,” tegasnya.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa apresiasi dari tokoh agama menjadi indikator keberhasilan pengamanan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran.

“Pengamanan ini bukan sekadar tugas rutin, tetapi bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga kebebasan beragama dan stabilitas kamtibmas. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi Sumatera Selatan tetap kondusif.

Dengan demikian, keberhasilan pengamanan Jumat Agung 2026 semakin memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai wilayah zero conflict yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebinekaan. Ke depan, Polda Sumatera Selatan memastikan pengamanan akan terus dilanjutkan hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat.

 

Reza Js

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla
RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”
BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”
MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT
Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:37 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polda Sumsel Perkuat Kepedulian di Tengah Dampak Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 11:32 WIB

RIKHA PERMATASARI: “KAMI AKAN TERUS MENGAWAL HAK HUKUM KLIEN”

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

BUDI RIZKIYANTO KECAM KERAS INSIDEN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG: “NYAWA ANAK-ANAK JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA EGO SEORANG PEMIMPIN”

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

MENANGGAPI UCAPAN PRESIDEN PRABOWO: PASAL 33 HARUS MENJADI KEKUATAN NYATA RAKYAT

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!