Jakarta(DKI Jakarta),Cybermabespolri.com —Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dalam menjaga Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kita mengenang dan menghormati para pahlawan serta seluruh anak bangsa yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia. Perjuangan tersebut hendaknya tidak berhenti sebagai sejarah, tetapi diteruskan melalui tindakan nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai purnawirawan TNI AD dan praktisi hukum, saya meyakini bahwa pengabdian kepada bangsa tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Pengabdian dapat diwujudkan dengan menjunjung supremasi hukum, membela kebenaran berdasarkan fakta, menghormati hak asasi manusia, melindungi kepentingan masyarakat, serta memperjuangkan keadilan secara profesional dan berintegritas.
Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari: menghormati perbedaan, mengutamakan musyawarah, menolak kekerasan dan diskriminasi, menghargai martabat manusia, serta memastikan hukum dan keadilan berlaku secara adil bagi setiap warga negara.
Indonesia yang kuat bukan hanya dibangun dengan kekuasaan, tetapi dengan konstitusi yang dihormati, hukum yang ditegakkan secara objektif, institusi yang berintegritas, dan masyarakat yang memiliki keberanian untuk menjaga kebenaran serta persatuan.
Teguh menjaga Pancasila.
Tulus mengabdi kepada bangsa dan rakyat.
Profesional dalam menegakkan hukum.
Berintegritas dalam memperjuangkan keadilan.
Semoga Pancasila senantiasa menjadi kekuatan pemersatu seluruh rakyat Indonesia dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdaulat, demokratis, berkeadilan, dan sejahtera.
Salam Pancasila.
Salam pengabdian.
Salam Officium Mobile.
Dr. (c) TNI AD Purn. Adv. Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM.
Penulis : Red
Editor : Red
Sumber Berita: Dr. (c) TNI AD Purn. Adv. Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM.












