Maraknya Pemblokiran Nomor WhatsApp Wartawan, Jurnalis di Banyuasin Soroti Sikap Oknum Pejabat Publik

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin (Sumatra Selatan),Cybermabespolri.com – Maraknya dugaan pemblokiran nomor WhatsApp milik wartawan oleh sejumlah oknum pejabat publik menjadi sorotan. Seorang jurnalis yang aktif menulis di berbagai media siber, Junaidi, angkat bicara terkait fenomena tersebut yang dinilainya dapat menghambat komunikasi antara pejabat publik dan insan pers.

Junaidi, yang akrab disapa Dadit atau Bangjun, mengakui bahwa belakangan memang marak oknum yang mengatasnamakan wartawan sehingga menimbulkan keresahan di kalangan pejabat. Namun demikian, menurutnya, tindakan memblokir nomor WhatsApp wartawan tanpa alasan yang jelas dan tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu bukanlah langkah yang tepat.

“Memblokir nomor WhatsApp seseorang memang merupakan hak setiap orang. Namun sebagai wartawan yang selalu berupaya menjalankan tugas sesuai kode etik jurnalistik serta membangun kemitraan yang baik dengan berbagai instansi, tentu saya ingin mengetahui alasan mengapa nomor saya diblokir,” ujar Junaidi.

Menurutnya, pemblokiran nomor wartawan oleh pejabat publik kerap menuai kontroversi dan mendapat sorotan dari berbagai kalangan, termasuk aktivis serta organisasi kemasyarakatan. Sebab, komunikasi yang terbuka dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Pada Rabu (1/7/2026), Junaidi mendatangi Kantor Kecamatan Makarti Jaya untuk mengonfirmasi dugaan pemblokiran nomor WhatsApp miliknya oleh Camat Makarti Jaya serta salah seorang kepala desa.

Setibanya di kantor kecamatan sekitar tengah hari, kedatangannya diterima oleh Sekretaris Kecamatan Makarti Jaya, Ramadhani Nasution. Saat itu camat belum berada di lokasi.

Menanggapi persoalan tersebut, Ramadhani Nasution langsung berupaya menghubungi Camat Makarti Jaya. Namun, saat itu yang bersangkutan belum dapat dihubungi. Sekretaris kecamatan kemudian menyampaikan bahwa informasi tersebut akan diteruskan kepada camat dan klarifikasi akan segera diberikan.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Junaidi akhirnya berhasil bertemu langsung dengan Camat Makarti Jaya, Subandi, S.Sos. Dalam pertemuan tersebut, Subandi membenarkan bahwa nomor WhatsApp Junaidi memang sempat masuk dalam daftar blokir di ponselnya.

Subandi menjelaskan bahwa pemblokiran tersebut terjadi secara tidak disengaja. Menurutnya, setelah telepon genggam miliknya di-reset dan banyak menerima pesan maupun panggilan dari nomor yang tidak dikenal yang mengaku sebagai wartawan, ia kemudian memblokir beberapa nomor, termasuk nomor milik Junaidi.

“Berawal dari banyaknya nomor WhatsApp yang tidak dikenal mengatasnamakan awak media, saya memblokir beberapa nomor. Ternyata salah satunya adalah nomor Pak Junaidi. Itu tidak disengaja,” jelas Subandi.

Meski telah memberikan klarifikasi, Junaidi menilai masih ada hal yang menjadi perhatian, yakni tidak adanya permintaan maaf yang disampaikan secara langsung atas pemblokiran tersebut.

Junaidi juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan pertama kali dialaminya. Ia mengaku sebelumnya pernah mengalami pemblokiran nomor WhatsApp oleh sejumlah kepala desa, koordinator wilayah pendidikan, kepala sekolah, hingga pejabat kecamatan.

“Dari beberapa kasus yang saya konfirmasi, alasan yang disampaikan sering kali tidak sesuai dengan logika. Ironisnya, sebagian besar juga tidak pernah menyampaikan permintaan maaf,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Junaidi mengaku masih menunggu tanggapan dari H. Sabir selaku Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Makarti Jaya terkait dugaan pemblokiran nomor WhatsApp oleh salah seorang kepala desa.

“Nunggu kabar dari ketua forum dulu. Saya berharap ini hanya miskomunikasi atau ada alasan yang sama seperti penjelasan Pak Camat. Kalau memang nanti tidak ada jawaban, saya akan menemui yang bersangkutan secara langsung,” pungkasnya.

Penulis : Rosidi

Editor : Rosidi

Sumber Berita: Dadit Junaidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RESPONS CEPAT LAPORAN TOKOH MASYARAKAT, POLSEK BANYUASIN III AMANKAN PELAKU PENGANIAYAAN DAN PENGRUSAKAN
BADDOGERS Air Salek Bersama PMI Palembang Gelar Donor Darah, Tebar Semangat “Mengejar Barokah Dengan Darah”
POLSEK TALANG KELAPA UNGKAP KASUS CURAS, PELAKU DITANGKAP BESERTA DUA SEPEDA MOTOR
Pria Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Persawahan Jekulo, Diduga Tersengat Alat Setrum Ikan
POLSEK RAMBUTAN PERKUAT SINERGI DENGAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN ANTISIPASI KARHUTLA
PATROLI MALAM HINGGA STRONG POINT PAGI, SAT SAMAPTA POLRES BANYUASIN JAGA KAMTIBMAS TETAP KONDUSIF
Polda Sumsel Gelar Sertijab PJU dan Kapolres, Perkuat Organisasi serta Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Upacara 17-an Korem 044/Gapo, Momentum Memperkuat Disiplin, Loyalitas, dan Pengabdian
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:17 WIB

RESPONS CEPAT LAPORAN TOKOH MASYARAKAT, POLSEK BANYUASIN III AMANKAN PELAKU PENGANIAYAAN DAN PENGRUSAKAN

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:09 WIB

BADDOGERS Air Salek Bersama PMI Palembang Gelar Donor Darah, Tebar Semangat “Mengejar Barokah Dengan Darah”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIB

POLSEK TALANG KELAPA UNGKAP KASUS CURAS, PELAKU DITANGKAP BESERTA DUA SEPEDA MOTOR

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:26 WIB

POLSEK RAMBUTAN PERKUAT SINERGI DENGAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN ANTISIPASI KARHUTLA

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:50 WIB

PATROLI MALAM HINGGA STRONG POINT PAGI, SAT SAMAPTA POLRES BANYUASIN JAGA KAMTIBMAS TETAP KONDUSIF

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!