Diduga Terjadi Dominasi Tenaga Teknis Perencanaan Program Revitalisasi SMP di Rejang Lebong, Publik Minta Transparansi

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejang Lebong(BENGKULU),Cybermabespolri.com – Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (REViT) di Kabupaten Rejang Lebong menjadi sorotan. Muncul dugaan adanya dominasi penunjukan tenaga teknis perencanaan oleh satu orang berinisial RD pada sejumlah proyek revitalisasi sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim teknis perencana dan pengawas dalam Program REViT pada prinsipnya tidak disarankan merangkap tugas pada banyak satuan pendidikan. Dalam kondisi keterbatasan sumber daya manusia, perangkapan dimungkinkan dengan batas maksimal sesuai ketentuan dan harus mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan.

Pedoman pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemeng dikdasmen) mengatur bahwa apabila terjadi kekurangan tenaga ahli, perencana dan pengawas dapat dilakukan oleh orang yang sama dengan batasan tertentu serta tetap memerlukan persetujuan dari Dinas Pendidikan. Selain itu, anggota Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) juga tidak diperbolehkan merangkap sebagai tim teknis perencana maupun pengawas.

Namun, di Kabupaten Rejang Lebong muncul dugaan bahwa RD dipercaya sebagai tenaga teknis perencanaan pada lebih dari satu kegiatan revitalisasi sekolah. Berdasarkan keterangan yang disampaikan ZE, Kepala SMP Negeri 4 Rejang Lebong, RD disebut menangani pekerjaan perencanaan pada kegiatan revitalisasi di SMP Negeri 17 Rejang Lebong dan SMP Negeri 4 Rejang Lebong.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak mengenai mekanisme penunjukan tenaga teknis perencanaan. Mereka mempertanyakan apakah proses penunjukan telah dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta apakah masih terdapat tenaga perencana lain yang memiliki kompetensi untuk dilibatkan dalam program tersebut.

Sorotan juga muncul terhadap kegiatan revitalisasi di SMP Negeri 4 Rejang Lebong. Berdasarkan informasi yang diperoleh, penunjukan tenaga teknis perencanaan disebut telah dilakukan meskipun proses pencairan anggaran masih belum berlangsung. Informasi ini masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Sejumlah kalangan berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong maupun instansi berwenang dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme penunjukan tenaga teknis perencanaan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi hal penting dalam pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai ketentuan serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme (KKN).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong maupun pihak yang disebutkan dalam pemberitaan masih diupayakan untuk dimintai konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan tanggapan sehingga pemberitaan dapat tersaji secara berimbang.

Penulis : Ipur

Editor : Rosidi

Sumber Berita: Artikel Kemendiknas dan lapangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Warga Sungai Lebung Kesulitan Air Bersih, pemerintah Ogan ilir Salurkan 5.000 Liter air bersih.
Kabut Asap Capai 213 PM, Disdik Banyuasin Imbau Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Respons Cepat Polres Muratara Selamatkan Bayi yang Ditelantarkan di Nibung
Ketua Komisi IV DPRD Banyuasin Hadiri Mandatori Lingkar Belajar Guru PGRI Air Salek
PGRI Air Salek Gelar Mandatori Lingkar Belajar Guru 2026
GANN Sulut Perkuat Gerakan Masyarakat Cegah Narkotika, Pengurus DPD dan Tiga DPC Dilantik
BUDI RIZKIYANTO: KOTA SANTRI HARUS MELAHIRKAN GENERASI BERILMU, BERAKHLAK, DAN SANTUN DI SEKOLAH MAUPUN DI TENGAH MASYARAKAT
Koperasi Maju Sejahtera Asri Bekambit Asri Ajukan Diri Jadi Mitra Lokal PT Darma Henwa
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kemarau Panjang, Warga Sungai Lebung Kesulitan Air Bersih, pemerintah Ogan ilir Salurkan 5.000 Liter air bersih.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kabut Asap Capai 213 PM, Disdik Banyuasin Imbau Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Respons Cepat Polres Muratara Selamatkan Bayi yang Ditelantarkan di Nibung

Rabu, 30 September 2026 - 21:47 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Banyuasin Hadiri Mandatori Lingkar Belajar Guru PGRI Air Salek

Rabu, 30 September 2026 - 20:02 WIB

PGRI Air Salek Gelar Mandatori Lingkar Belajar Guru 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!