Pati(Jawa Tengah),Cybermabespolri.com – Sejumlah tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan (ormas), serta berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi TOMAS Kabupaten Pati menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, dan kondusivitas Kabupaten Pati.
Komitmen tersebut mengemuka dalam musyawarah yang digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 17.00 WIB, bertempat di Kantor Sekretariat Aliansi TOMAS Kabupaten Pati.
Musyawarah tersebut menjadi ruang bersama bagi berbagai elemen masyarakat untuk menyatukan pandangan sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga. Pertemuan tidak hanya membahas kepentingan organisasi, tetapi juga menempatkan kepentingan masyarakat dan keberlangsungan situasi yang aman serta kondusif di Kabupaten Pati sebagai prioritas utama.
Ketua TOMAS Pati, Habibi Sulaim, menegaskan bahwa keberagaman organisasi dan latar belakang bukan alasan untuk saling berseberangan. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun Pati yang lebih aman, damai, dan bermartabat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pati untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Perbedaan pandangan, perbedaan organisasi maupun cara menyampaikan aspirasi adalah hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut menjadi alasan munculnya gesekan yang justru merugikan masyarakat,” ujar Habibi Sulaim.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga suasana Kabupaten Pati agar tetap aman dan nyaman. Setiap persoalan, kata dia, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.
“Pati adalah rumah kita bersama. Kalau terjadi kericuhan, yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat. Karena itu, mari kita kedepankan kepala dingin, komunikasi dan persaudaraan. Aspirasi tetap boleh disampaikan, kritik tetap menjadi bagian dari demokrasi, tetapi semuanya harus dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Habibi juga mengajak seluruh organisasi yang tergabung dalam Aliansi TOMAS Pati untuk tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Kekuatan organisasi masyarakat bukan diukur dari seberapa besar suara yang kita keluarkan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada masyarakat. Mari kita bergandengan tangan, saling membantu dan hadir untuk kepentingan masyarakat Pati,” lanjutnya.
Dalam musyawarah tersebut, para peserta menyepakati sejumlah komitmen bersama. Di antaranya menjaga Kabupaten Pati agar tetap aman, damai, tertib dan sejahtera serta turut menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Selain itu, seluruh elemen yang hadir sepakat untuk saling mendukung dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Komitmen kebersamaan juga diwujudkan dengan membangun Aliansi TOMAS Kabupaten Pati sebagai wadah bersama tanpa menghilangkan identitas, aturan, maupun keberadaan masing-masing organisasi dan lembaga.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah pentingnya koordinasi ketika terdapat kegiatan yang melibatkan massa, termasuk demonstrasi, audiensi maupun penyampaian aspirasi masyarakat.
Setiap penyampaian aspirasi diharapkan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, kedamaian serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Habibi menambahkan, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab.
“Kita tidak ingin Pati dikenal karena konflik atau keributan. Kita ingin Pati dikenal sebagai daerah yang masyarakatnya guyub, mampu menyelesaikan persoalan dengan dialog, dan menghormati hukum. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Pati bisa berbeda pendapat tanpa harus bermusuhan,” katanya.
21 Organisasi dan Lembaga Bersatu dalam Aliansi TOMAS Pati
Musyawarah tersebut diikuti oleh keluarga besar Aliansi TOMAS Kabupaten Pati yang terdiri dari berbagai organisasi dan lembaga, antara lain:
1. GERAM Indonesia/Gerakan Rakyat Militan Indonesia – Ketua Edy Purnomo.
2. Lindu Aji – Ketua A.S. Habibie.
3. Harimau – Ketua Harwito.
4. Yakuza – Ketua Aris Sutiyono/Nyaksu.
5. Bolo Dewo Pati – Ketua Achwan.
6. GRIB Jaya/Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya – Ketua Rustam.
7. Squad Nusantara – Ketua Doni.
8. Pemuda Pancasila – Ketua Eko Kuswanto, S.H.
9. Laskar Demang Wotan – Ketua Karmito.
10. GPBN/Gerakan Pembaharuan Budaya Nasional – Ketua Awang Dodik Setiawan, S.H.
11. PPCD/Persaudaraan Pati Cinta Damai – Ketua Suko Pranoto.
12. HNSI/Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia – Ketua Suratman.
13. PNJC/Perkumpulan Nelayan Jaring Cumi – Ketua Utomo.
14. LBH PP GP Ansor – Ketua Lukman.
15. WHN/Wawasan Hukum Nusantara – Ketua Miftahul Rohman.
16. LBH Pemuda Djoeang – Ketua Fathurrohman, S.H.
17. LBH & LPK Krisna – Ketua Drajat Ari Wibowo, S.H.
18. BANN/Badan Anti Narkoba Nusantara – Ketua Riswanto.
19. PSHT/Persaudaraan Setia Hati Terate – Ketua Abdul Kalim.
20. ABPEDSI/Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia – Ketua Soegiharto, A.Ma.Pd.
21. LBH Indonesia Menggugat – Ketua Ahmad Gunawan.
22. LSM MPK Pati ( Masyarakat Peduli Keadilan ) – Ketua ELFRIYANSYAH
Dengan adanya kesepakatan tersebut, Aliansi TOMAS Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.
Pernyataan bersama tersebut dibuat dengan penuh kesadaran dan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun sebagai bentuk kesepakatan serta komitmen antarorganisasi dan lembaga dalam menjaga kebersamaan.
Bagi Aliansi TOMAS Pati, menjaga kondusivitas bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama.
“Bersatu dalam kebersamaan, bergerak dalam kemanusiaan, menjaga Pati tetap aman, damai, dan bermartabat,” menjadi semangat yang diusung keluarga besar Aliansi TOMAS Kabupaten Pati.
Di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang, pesan yang disampaikan Aliansi TOMAS menjadi pengingat bahwa keamanan dan kedamaian daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Pati aman, Pati damai, dan Pati bermartabat adalah kepentingan bersama.
Penulis : Elfri
Editor : Red
Sumber Berita: PRESS RILIS TOMAS PATI












