Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Lakukan Mitigasi Kemarau Ekstrem 2026, Tinjau Waduk Prijetan dan Galakkan Penghijauan

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespilri.com

Lamongan — Menyikapi ancaman fenomena El Nino serta prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait puncak musim kemarau yang diperkirakan melanda 61,4 persen wilayah Indonesia pada Agustus mendatang, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan mengambil langkah taktis melalui aksi mitigasi di lapangan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan, Erna Sujarwati, turun langsung melakukan peninjauan debit air sekaligus memimpin aksi penghijauan di Waduk Prijetan, Desa Mlati, Kecamatan Kedungpring, Minggu (26/4/2026).

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari instruksi “Tiga Pilar Partai” dalam menjaga kedaulatan pangan serta kelestarian ekosistem di tengah ancaman cuaca ekstrem.

### Menjaga Napas Irigasi Petani

Waduk Prijetan memiliki peran strategis sebagai sumber pengairan bagi lahan pertanian di wilayah Kedungpring dan sekitarnya. Waduk yang dibangun sejak tahun 1917 pada masa kolonial Belanda ini hingga kini menjadi salah satu penopang utama sektor pertanian di Lamongan.

Dalam peninjauan tersebut, Erna Sujarwati menegaskan pentingnya memastikan kesiapan infrastruktur air dalam menghadapi potensi penurunan volume air selama musim kemarau.

“Ketersediaan air di Waduk Prijetan saat ini sekitar 87 persen. Kita harus memastikan apakah kapasitas tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan pengairan sawah petani di tengah ancaman El Nino yang cukup ekstrem. Apalagi saat ini air mulai dialirkan secara berkala untuk mendukung masa tanam palawija,” ujarnya.

Sebagai bagian dari 44 waduk dan rawa yang tersebar di Lamongan, Waduk Prijetan memegang peran krusial. Oleh karena itu, pengelolaan distribusi air yang tepat dan bijak menjadi kunci untuk menjaga produktivitas pertanian tetap stabil.

### Penghijauan dan Penguatan Ekosistem

Selain fokus pada aspek pengairan, Erna Sujarwati juga menginisiasi aksi penghijauan sebagai bentuk pelestarian lingkungan. Bersama pengurus PAC Kedungpring, dilakukan penanaman pohon klengkeng sepanjang kurang lebih 150 meter di jalur menuju waduk.

Penanaman pohon produktif ini memiliki dua tujuan utama, yakni menjaga stabilitas tanah agar tidak mudah tererosi serta meningkatkan nilai ekonomi dan estetika kawasan, mengingat Waduk Prijetan juga merupakan destinasi wisata lokal.

Melalui langkah ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi siklus cuaca ekstrem.

### Dorong Pembenahan dan Peran Masyarakat

Sementara itu, Koordinator Waduk Prijetan, Fahrudin Yusuf, menekankan perlunya pengembalian fungsi waduk secara optimal seperti kondisi awal.

Ia menyampaikan beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama, antara lain penurunan kapasitas tampungan air waduk dari semula sekitar 12 juta meter kubik menjadi 9,3 juta meter kubik akibat sedimentasi.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penegasan batas genangan air antara kawasan bendungan dan Perhutani. Menurutnya, kawasan hutan yang kini beralih fungsi menjadi lahan pertanian turut mempercepat sedimentasi sehingga berdampak pada berkurangnya kapasitas tampungan waduk.

Fahrudin juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan akses menuju bendungan yang dinilai masih kurang memadai, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan waduk.

“Masyarakat harus ikut serta merawat bendungan secara bersama-sama, karena sebagian besar mata pencaharian warga sekitar bergantung pada waduk, khususnya sebagai nelayan,” ujarnya.

### Komitmen Hadapi Kemarau Ekstrem

Melalui rangkaian kegiatan ini, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan menegaskan komitmennya dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem secara terencana dan berkelanjutan.

Upaya ini tidak hanya berfokus pada penyediaan air untuk pertanian, tetapi juga mencakup pelestarian lingkungan dan penguatan peran masyarakat, sehingga Waduk Prijetan sebagai aset strategis daerah dapat terus memberikan manfaat lintas generasi.

Penulis : Rendy

Editor : As

Sumber Berita: Lamongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas
Usai Gerebek Diskotik Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Dicopot dari Jabatan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri .
Tragedi Anak Tenggelam di Sungai Musi, Tiga Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Duka NTT adalah duka kita bersama. Negara harus hadir, masyarakat harus bergandengan.”
Tertangkap Saat Bakar Lahan, Warga Suak Tapeh Diamankan Polisi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Selasa, 1 September 2026 - 22:49 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni

Selasa, 1 September 2026 - 22:32 WIB

HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng

Selasa, 1 September 2026 - 16:39 WIB

Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Usai Gerebek Diskotik Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Dicopot dari Jabatan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri .

Berita Terbaru

Palembang

Kapolda Sumsel Sambut Lawatan Kerja Kajati Sumsel yang Baru

Selasa, 1 Sep 2026 - 18:19 WIB

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!