Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh,-Cybermabespolri.com
Suasana pertemuan di lokasi bencana Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, itu menjelma menjadi sambung rasa para penyintas bencana banjir dan longsor dengan Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.

Sabtu (4/4/2026) sore itu, pertemuan yang dihadiri sekitar 200 penyintas bencana, meriung dengan beralas tikar mendengarkan keterangan Tito dan rombongan yang baru tiba di lokasi. Sembari menyimak pemaparan transisi pascabencana, sesekali beberapa penyintas bencana beradu cepat menyampaikan keluh kesah menjalani hidup getir pascabencana tanpa air bersih dan tempat tinggal layak, karena diterjang bencana banjir pada akhir November tahun lalu.

“Pak ini pak.. tolong kalau bisa secepatnya dibuatkan sumur bor. Air bersih sudah sulit sekali di sini. Rumah kami juga semua sudah banyak yang hilang,” tanya Mijah, salah seorang penyintas kepada Tito.

Dengan suara bergetar, salah satu penyintas bencana lainnya Deri, mengungkapkan harapan kepada Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, agar penyintas bencana diberi fasilitas sanitasi di Desa Sekumur. Selain itu, ibu dua anak itu juga menghendaki agar pemerintah segera memulihkan ekonomi warga yang lumpuh.

“Harapan kami agar akses jalan kami yang sulit juga diperbaiki. Segala program pemulihan kampung kami mohon segera dipercepat. Itu harapan kami,” kata Deri.

Semula, Deri dan Mijah sejujurnya tidak terlalu berharap taraf kehidupannya bakal dipulihkan pemerintah. Alasannya, lokasi Desa Sekumur yang jauh dan sulit dijangkau, muskil rasanya perwakilan pemerintah bersedia datang melihat langsung kondisi yang dialami penyintas bencana di Desa Sekumur.

Namun, keraguan itu berubah menjadi asa begitu ia mengetahui rombongan Satuan Tugas PRR Pascabencana Sumatera yang dipimpin Tito Karnavian tiba di lokasi menemui para penyintas bencana yang tinggal berdampingan dengan sisa bangunan yang hancur dan porak poranda di sebagian sisi.

“Kami- kami orang enggak nyangka bakal datang, karena untuk sampai ke sini pertama aksesnya sulit dan jauh. Tapi ternyata Bapak Mendagri benaran sampai ke sini (Desa Sekumur). Ya alhamdulilah kondisi kami bisa dilihat dari dekat,” kata Mijah.

Deri dan Mijah pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan langsung segala unek-unek persoalan yang selama ini dirasakan penyintas bencana. Hal paling berkesan bagi Deri dan Mijah, ialah aspirasi mereka yang minta segera dibangunkan huntap komunal, langsung direspon positif oleh Tito Karnavian.

“Saya langsung sampaikan saja ke Bapak Mendagri (Menteri Dalam Negeri) apa yang kami rasakan dan butuhkan soal air bersih dan huntap. Saya merasa plong, sudah menyampaikannya, biarpun belum tahu kapan (dieksekusi) , tapi paling enggak sudah menyampaikan,” kata Mijah.

Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, mengatakan pihaknya datang langsung ke Desa Sekumur, karena ingin memastikan penyintas bencana di lokasi yang berjarak puluhan kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang itu tidak terlampau lama menjalani hidup getir pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menyerap langsung aspirasi penyintas bencana yang meminta segera dibuatkan fasilitas air bersih berupa sumur bor dan ingin segera dibuatkan huntap. Ia mengatakan sebagian besar masyarakat ingin dibuatkan huntap komunal, lantaran mayoritas penyintas tinggal di daerah rawan banjir dari luapan sungai.

Penulis : 7 firus

Sumber Berita: Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasad Pimpin Pelepasan Tiga Jenazah Prajurit TNI Satgas UNIFIL
Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru
Dinilai Gagal Jaga Kondusifitas, POSE RI Bakal Demo Desak Kapolda Copot Kapolres Muba dan Sejumlah Kapolsek
DPW Progan Akan Demo Di Mapolda Sorot – Gudang Minyak Ilegal Diduga DiBekengi Oknum Polisi
GUDANG BBM ILEGAL BELAKANG RM ADEM AYEM OGAN ILIR KEMBALI BEROPERASI – PERNAH DITERIBKAN KINI MUNCUL KEMBALI!”
Kembali Terjunkan Praja IPDN ke Aceh Tamiang, Mendagri Tito: Sasar Pembersihan Sisa Lumpur di Permukiman Terdampak Bencana
Kasatgas PRR Tito : Praja IPDN, Mari Kerja Keras Bersihkan Aceh Tamiang
Pemdes Tanjung Mekar Pimpin Kerja Bakti Bersama Warga Angkat Sampah dan Eceng Gondok di Sepanjang Irigasi Tanjung Mekar 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 22:36 WIB

Kasad Pimpin Pelepasan Tiga Jenazah Prajurit TNI Satgas UNIFIL

Minggu, 5 April 2026 - 21:16 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Minggu, 5 April 2026 - 21:12 WIB

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

Minggu, 5 April 2026 - 19:55 WIB

Dinilai Gagal Jaga Kondusifitas, POSE RI Bakal Demo Desak Kapolda Copot Kapolres Muba dan Sejumlah Kapolsek

Minggu, 5 April 2026 - 17:10 WIB

DPW Progan Akan Demo Di Mapolda Sorot – Gudang Minyak Ilegal Diduga DiBekengi Oknum Polisi

Berita Terbaru

Internasional

Kasad Pimpin Pelepasan Tiga Jenazah Prajurit TNI Satgas UNIFIL

Minggu, 5 Apr 2026 - 22:36 WIB