Keluhan Wali Murid SDN 143 Palembang, Aksi Guru Potong Bola Berujung Cekcok dan Video Viral di TikTok

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediacybermabespolri.com
Palembang,-Sumatra Selatan
Keluhan Wali Murid SDN 143 Palembang, Aksi Guru Potong Bola Berujung Cekcok dan Video Viral di TikTok

PALEMBANG – Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum guru di SD Negeri 143 Palembang menuai keluhan dari wali murid. Insiden tersebut terjadi saat kegiatan olahraga di sekolah dan kini menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial TikTok. (6/2/2026)
Wali murid bernama Amran menuturkan, kejadian bermula ketika anak-anak sedang mengikuti pelajaran olahraga dan bermain bola. Secara tidak sengaja, bola yang ditendang salah satu siswa mengenai kaki oknum guru. Namun, guru tersebut justru mengambil bola dan memotongnya menjadi dua bagian, lalu melemparkannya kembali kepada anak-anak.
“Padahal itu tidak sengaja, namanya juga anak-anak sedang olahraga. Tapi bola malah dipotong. Anak saya jadi malu dan ditekan teman-temannya untuk mengganti bola,” ujar Amran, saat dikonfirmasi.
Akibat kejadian tersebut, anak yang menendang bola dilaporkan menjadi korban perundungan oleh teman-temannya dan diminta bertanggung jawab mengganti bola yang telah dirusak. Merasa keberatan dan khawatir terhadap kondisi psikologis anak, Amran kemudian mendatangi pihak sekolah untuk meminta penjelasan.
Namun, upaya klarifikasi tersebut justru berujung cekcok mulut antara Amran selaku wali murid dan oknum guru yang bersangkutan. Saat cekcok terjadi, Amran merekam kejadian tersebut sebagai dokumentasi. Video itulah yang kemudian beredar luas dan viral di platform TikTok.
“Saya rekam karena situasinya memanas. Kami sebagai orang tua hanya ingin kejelasan dan sikap yang mendidik, bukan emosional,” tegas Amran.
Amran dan sejumlah wali murid lainnya berharap pihak sekolah serta Dinas Pendidikan Kota Palembang dapat melakukan evaluasi terhadap sikap oknum guru tersebut. Mereka juga meminta perhatian Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, agar persoalan ini ditindaklanjuti demi terciptanya lingkungan sekolah yang ramah anak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PUBLIKASI BERDAMPAK, TIM KEHUMASAN KANWIL KEMENAG SUMSEL LAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI DI MAN 1 PALEMBANG
Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional
Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda
Kapolda Bengkulu Pimpin Penggerebekan Diduga Sarang Narkoba di Kampung Jeruk
Besar – Besaran ! 600 Personel Gabungan Serbu Kawasan Narkoba & Perjudian di Binduriang
FASS Geruduk Polda Sumsel, Desak Usut Kekerasan terhadap Jurnalis dan Mahasiswa
Kapolda Sumsel Dengarkan Langsung Aspirasi Mahasiswa, Dialog Berlangsung Damai dan Kondusif
Kapolda Sumsel Serahkan Bantuan Material Renovasi Masjid Agung SMB II Palembang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:26 WIB

PERKUAT PUBLIKASI BERDAMPAK, TIM KEHUMASAN KANWIL KEMENAG SUMSEL LAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI DI MAN 1 PALEMBANG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Kapolda Bengkulu Pimpin Penggerebekan Diduga Sarang Narkoba di Kampung Jeruk

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:03 WIB

FASS Geruduk Polda Sumsel, Desak Usut Kekerasan terhadap Jurnalis dan Mahasiswa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!