Prabumulih (Sumatera Selatan),Cybermabespolri.com — Meriska Sari, warga Jalan Batanghari, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Detasemen Polisi Militer (Denpom) Palembang, khususnya Subdenpom Prabumulih, atas respons dan tindak lanjut terhadap persoalan yang sebelumnya ia laporkan.
Menurut Meriska, persoalan yang melibatkan dirinya dengan Pelda Deni, yang disebut sebagai anggota intel Kodim Muara Enim, telah diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat dengan pendekatan kekeluargaan.
Meriska menilai proses tersebut menunjukkan pentingnya keterbukaan, komunikasi, serta penyelesaian persoalan secara proporsional dengan tetap menghormati hak setiap pihak.
«“Saya mengucapkan terima kasih kepada Denpom Palembang, khususnya Subdenpom Prabumulih, yang telah menerima dan menindaklanjuti laporan saya dengan baik dan tegas. Persoalan tersebut kini telah diselesaikan bersama melalui musyawarah dan mufakat,” ujar Meriska Sari.»
Ia menegaskan bahwa penyelesaian tersebut tidak dimaksudkan untuk mengabaikan persoalan, melainkan sebagai bentuk penyelesaian yang mengedepankan dialog, klarifikasi, penghormatan terhadap para pihak, serta upaya menjaga hubungan yang baik antara masyarakat dan institusi TNI.
Meriska berharap mekanisme penyelesaian secara musyawarah tersebut dapat menjadi contoh bahwa setiap persoalan yang muncul antara masyarakat dan aparat dapat ditangani melalui prosedur yang tepat, komunikasi yang terbuka, serta tetap menjunjung prinsip keadilan dan kepastian hukum.
«“Saya berharap penyelesaian ini menjadi pembelajaran bahwa persoalan dapat diselesaikan dengan dialog dan musyawarah. Yang terpenting adalah setiap pihak mendapatkan ruang untuk menyampaikan keterangan dan persoalan ditangani secara profesional,” katanya.»
Meriska juga menyampaikan penghargaan terhadap institusi TNI Angkatan Darat yang menurutnya telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan dan memperoleh tindak lanjut.
«“Semoga TNI AD senantiasa semakin jaya, semakin profesional, berintegritas, dan terus hadir di tengah masyarakat. Bagi saya, yang terpenting adalah adanya komunikasi, keterbukaan, dan penyelesaian yang baik,” ujarnya.»
Ia menambahkan bahwa tercapainya kesepakatan melalui musyawarah merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
Meriska berharap prinsip persamaan di hadapan hukum, profesionalitas, transparansi, dan tidak tebang pilih senantiasa menjadi bagian dari pelayanan dan penanganan setiap pengaduan masyarakat.
«“Saya mengapresiasi pihak TNI yang telah memberikan ruang bagi saya sebagai masyarakat untuk menyampaikan persoalan. Saya merasa TNI benar-benar hadir bersama rakyat. Semoga semangat seperti ini terus dipertahankan,” tutup Meriska Sari.»
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, Meriska menyatakan bahwa persoalan yang sebelumnya ia laporkan telah diselesaikan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat secara kekeluargaan.
Penulis : Budi Rizki Yanto
Editor : Red
Sumber Berita: Korban











