PELATIHAN EKSEKUTOR JURU SEMBELIH HALAL (JULEHA) – BATCH 2 DPW JULEHA SUMATERA SELATAN Membangun Eksekutor Juru Sembelih Halal yang Amanah, Profesional, dan Menjadi Bagian dari Syiar Halal Indonesia

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

Palembang — Alhamdulillāh, kegiatan Pelatihan Eksekutor Juru Sembelih Halal (JULEHA) Batch 2 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Juru Sembelih Halal (JULEHA) DPW Sumatera Selatan telah terlaksana dengan baik dan lancar pada:

📍 Masjid Al Amani Cempako – 26 Ilir Palembang
📅 Ahad, 28 Juni 2026
🕗 08.00 WIB – selesai

Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta dari berbagai latar belakang dengan tujuan meningkatkan pemahaman fiqih sembelihan, kemampuan teknis penyembelihan halal, penguatan manajemen qurban, serta membangun jejaring profesional di bidang layanan sembelihan halal.

Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 147 Tahun 2022 Bidang Penyembelihan Hewan Halal sebagai acuan nasional dalam penguatan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas sumber daya manusia Juru Sembelih Halal.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga mutu pembelajaran, kegiatan ini diselenggarakan dengan kuota peserta yang terbatas. Pendekatan tersebut dipilih agar proses transfer ilmu, pendampingan instruktur, evaluasi kemampuan, serta sesi praktik dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas.

Dengan jumlah peserta yang terukur, setiap peserta memperoleh kesempatan lebih luas untuk memahami materi secara mendalam, mengikuti simulasi, praktik langsung, serta mendapatkan penguatan kompetensi sesuai standar pelatihan eksekutor Juru Sembelih Halal.

Acara diawali dengan pembukaan dan kata sambutan ustad Budi dari Masjid Al Amani, serta muqaddimah kegiatan yang menegaskan pentingnya menjaga kehalalan pangan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab umat.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan Ketua Pelaksana Joni Marsius menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk menambah ilmu dan meningkatkan kompetensi.

Beliau menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar ruang pembelajaran teknis, tetapi bagian dari ikhtiar menghadirkan sumber daya manusia Juru Sembelih Halal yang siap mengabdi kepada masyarakat.

«“Kami berharap pelatihan ini menjadi awal lahirnya eksekutor-eksekutor yang menjaga amanah, mengedepankan ihsan, serta mampu menjadi penggerak Syiar Sembelih Halal di tengah masyarakat.”»

Sementara itu, Koorbid Humas JULEHA DPW Sumatera Selatan, Dedy Hendra, dalam sambutannya mewakili Ketua DPW JULEHA Sumatera Selatan Al Ustadz KH. Kemas Muhammad Ali, menyampaikan bahwa penyembelihan halal bukan sekadar kemampuan memotong hewan, tetapi merupakan bagian dari ibadah dan amanah menjaga kehalalan pangan umat.

Disampaikan pula bahwa Juru Sembelih Halal perlu dibangun di atas tiga fondasi utama:

• Benar secara syariat
• Profesional dalam praktik
• Ihsan terhadap makhluk Allah

Dalam muqaddimah tersebut juga disampaikan selayang pandang sejarah Perkumpulan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Indonesia.

JULEHA Indonesia lahir dari semangat dakwah dan pembinaan kompetensi penyembelihan halal yang diprakarsai oleh Ust. M. Ali Subarkah bersama Ust. Ismail Huda pada 19 September 2016 di Gresik, Jawa Timur.

Perjalanan tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan nasional yang memperoleh penguatan kelembagaan melalui Akta Pendirian Tahun 2018 dan pengesahan organisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Tahun 2019.

Alhamdulillah, saat ini JULEHA Indonesia telah berkembang di 27 wilayah provinsi dari Aceh hingga Papua sebagai bagian dari gerakan besar Syiar Sembelih Halal Nusantara.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan sejarah awal perkembangan JULEHA di Sumatera Selatan yang mulai tumbuh sejak sekitar tahun 2018.

Dalam perjalanan awal tersebut, Andika Pranatajaya, S.Sos., M.Si. menjadi salah satu pelopor penggerak JULEHA di Sumatera Selatan melalui penguatan silaturahmi, dakwah, dan komunikasi bersama para ulama serta tokoh masyarakat, di antaranya bersama Habib Mahdi dan Al Ustadz KH. Kemas Muhammad Ali.

Pelatihan Batch 2 menghadirkan narasumber sesuai bidang keahlian masing-masing:

Andika Pranatajaya, S.Sos., M.Si.
Materi: Manajemen Qurban

Ustadz R. Ahmad Mujahidin Akbar
Materi: Fiqih Sembelihan

Luth Firmansyah
Materi: Teknik Sembelihan

Ustadz Hendra Gunawan, S.Pd.
Materi: Teknik Asah Bilah

Rangkaian pelatihan berlangsung melalui sesi teori dan praktik dengan penekanan pada implementasi lapangan.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman fiqih sembelihan, penerapan prinsip halal, praktik penyembelihan sesuai syariat, teknik penggunaan dan perawatan bilah, manajemen qurban, penerapan aspek kesejahteraan hewan, kebersihan proses, serta pembentukan etos kerja profesional Juru Sembelih Halal.

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi, peserta juga mengikuti Praktik Sembelih Halal secara berkesinambungan di Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai sarana penguatan keterampilan nyata dan pembiasaan standar kerja lapangan.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menerima Sertifikat Pelatihan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan penyelesaian rangkaian pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, DPW JULEHA Sumatera Selatan berharap lahir semakin banyak Juru Sembelih Halal yang memiliki integritas, kompetensi, semangat dakwah, dan siap menjadi bagian dari penguatan ekosistem halal Indonesia.

PERKUMPULAN JURU SEMBELIH HALAL (JULEHA)
DPW SUMATERA SELATAN

Syiar Sembelih Halal Nusantara

Aman • Sehat • Utuh • Halal

Penulis : Yusuf & Rendy

Editor : Za

Sumber Berita: Zulkarnaen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriahkan HUT RI- ke-81,Kelurahan Tempel Rejo Gelar Karnaval Budaya dan Jalan Santai dengan Pengawalan Polres Rejang Lebong
JIKA POLA PENGONDISIAN AUDIT BPK TERBUKTI, JANGAN BERHENTI DI MUARA ENIM, PALI DAN EMPAT LAWANG Budi Rizkiyanto: KPK Harus Membuka Peta Pemeriksaan Seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan  Jangan Biarkan Kepercayaan Publik Terpotong di Tiga Titik
Rp16,44 MILIAR IURAN JKN ASN JADI SOROTAN,Temuan BPK Jangan Berhenti sebagai Catatan Administratif, APH Diminta Uji Potensi Kerugian Negara dan Pertanggung Jawaban Pejabat
Diduga Penyimpangan Proyek P3-TGAI Di desa: Puluhan tengah .. Kecamatan jakenan Kabupaten PATI
Ketua TOMAS Pati Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Kedamaian Kabupaten Pati
BUDI RIZKIYANTO: Rp500 Juta Subsidi Air Jangan Berubah Menjadi Subsidi Operasional Uang Rakyat Wajib Kembali kepada Rakyat
Lahan Perkebunan Aren di Desa Air Duku Terbakar,Satu Unit Damkar Diluncurkan ke Lokasi
HUT ke-1 PRI, DPP Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis, UMKM Ikut Meriahkan Perayaan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Meriahkan HUT RI- ke-81,Kelurahan Tempel Rejo Gelar Karnaval Budaya dan Jalan Santai dengan Pengawalan Polres Rejang Lebong

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:17 WIB

JIKA POLA PENGONDISIAN AUDIT BPK TERBUKTI, JANGAN BERHENTI DI MUARA ENIM, PALI DAN EMPAT LAWANG Budi Rizkiyanto: KPK Harus Membuka Peta Pemeriksaan Seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan  Jangan Biarkan Kepercayaan Publik Terpotong di Tiga Titik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Rp16,44 MILIAR IURAN JKN ASN JADI SOROTAN,Temuan BPK Jangan Berhenti sebagai Catatan Administratif, APH Diminta Uji Potensi Kerugian Negara dan Pertanggung Jawaban Pejabat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Diduga Penyimpangan Proyek P3-TGAI Di desa: Puluhan tengah .. Kecamatan jakenan Kabupaten PATI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Ketua TOMAS Pati Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Kedamaian Kabupaten Pati

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!