Surat Terbuka Gegerkan Ogan Ilir, Warga Ungkap Konflik dan Dugaan Pelanggaran Hukum

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR –Cybermabespolri.com

Seorang warga Desa Tanjung Laut, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait sejumlah persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakatnya.

Warga bernama Budi Rizkiyanto tersebut mengungkapkan adanya konflik sosial yang berkepanjangan di desanya. Ia menyebut, permasalahan bermula dari keributan yang kemudian berkembang akibat dugaan provokasi pihak-pihak tertentu hingga memicu perpecahan di tengah masyarakat.

“Perpecahan yang terjadi tidak hanya antar individu, tetapi juga meluas hingga ke lingkungan keluarga, masyarakat umum, bahkan jamaah masjid,” ungkap Budi dalam keterangannya.

Selain konflik sosial, Budi juga menyoroti dugaan praktik tenaga kesehatan oleh oknum perawat yang tidak memiliki izin dan diduga mengarah pada tindakan malpraktik. Hal tersebut dinilai turut menimbulkan keresahan di kalangan warga.

Ia juga mengkritik kinerja pemerintah desa setempat yang dianggap belum mampu menjadi penengah dalam konflik yang terjadi. Bahkan, menurutnya, pemerintah desa cenderung bersikap anti kritik dan diduga melakukan upaya untuk membungkam masyarakat yang menyampaikan aspirasi.

Lebih lanjut, Budi menilai situasi di desanya kerap memanas setiap momentum pemilihan, baik pilkada maupun pemilihan di tingkat desa. Kondisi ini disebutnya memperparah perpecahan antar warga yang bahkan melibatkan remaja dan anak-anak.

Melalui surat terbuka tersebut, Budi meminta agar pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia, dapat turun tangan dan memastikan penegakan hukum berjalan secara adil, transparan, dan tanpa keberpihakan.

Ia berharap negara hadir dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi agar tercipta kembali ketertiban dan persatuan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait atas pernyataan tersebut.

Penulis : Oman

Editor : Sukirman

Sumber Berita: Budi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut
PERKUAT PUBLIKASI BERDAMPAK, TIM KEHUMASAN KANWIL KEMENAG SUMSEL LAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI DI MAN 1 PALEMBANG
Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional
Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda
Kapolda Bengkulu Pimpin Penggerebekan Diduga Sarang Narkoba di Kampung Jeruk
Besar – Besaran ! 600 Personel Gabungan Serbu Kawasan Narkoba & Perjudian di Binduriang
FASS Geruduk Polda Sumsel, Desak Usut Kekerasan terhadap Jurnalis dan Mahasiswa
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:14 WIB

216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Kapolda Bengkulu Pimpin Penggerebekan Diduga Sarang Narkoba di Kampung Jeruk

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!