Palembang(Sumatera Selatan),Cybermabespolri.com —
Siswa MAN 1 Palembang menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan sesama melalui kegiatan pembagian masker yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026, di lingkungan MAN 1 Palembang, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan nilai-nilai ekoteologi, yaitu kesadaran bahwa menjaga kesehatan, merawat lingkungan, dan memperlakukan sesama dengan baik merupakan bagian dari tanggung jawab manusia.
Dalam dokumentasi kegiatan, sejumlah siswa berseragam pramuka tampak membagikan masker kepada warga madrasah. Aksi sederhana ini mencerminkan semangat berbagi sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat ekoteologi di lingkungan madrasah yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap alam dan kehidupan. Dalam perspektif Islam, manusia memiliki amanah sebagai khalifah di bumi untuk menjaga keseimbangan lingkungan, menghindari kerusakan, serta memelihara kehidupan.
Penerapan ekoteologi tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan penghijauan, penghematan air, pengelolaan sampah, dan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan sesama. Pembagian masker menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memahami bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
Kepala MAN 1 Palembang, Widiawaty, S.Pd., MM., menekankan pentingnya menanamkan nilai ekoteologi melalui pembiasaan perilaku positif di madrasah.
“Ekoteologi mengajarkan kita bahwa menjaga lingkungan dan merawat kehidupan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan. Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menjaga kebersihan, menerapkan perilaku hidup sehat, mengurangi sampah, dan membantu sesama. Kami berharap siswa MAN 1 Palembang tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” Ujar Kepala Madrasah.
Ia berharap nilai-nilai ekoteologi tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Balgis, siswa MAN 1 Palembang, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi masker memberikan pengalaman positif bagi siswa untuk belajar peduli terhadap orang lain.
“Melalui kegiatan ini, kami belajar bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana. Membagikan masker merupakan salah satu cara mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan bersama. Bagi kami, ekoteologi juga berarti menjalankan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, menjaga lingkungan, dan menghargai kehidupan sesama,” Ujar Balgis.
Kegiatan pembagian masker ini diharapkan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran warga madrasah tentang pentingnya menjaga kesehatan, menumbuhkan empati dan solidaritas sosial, serta memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa penerapan ekoteologi membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah. Kepedulian terhadap lingkungan dan sesama harus diwujudkan secara berkelanjutan melalui kebiasaan menjaga kebersihan, menghemat sumber daya alam, mengurangi pencemaran, serta membangun budaya hidup sehat.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Palembang terus mendorong terwujudnya madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan dan kemaslahatan masyarakat.
Dengan semangat ekoteologi, langkah kecil yang dilakukan hari ini diharapkan menjadi bagian dari pembentukan generasi yang beriman, peduli, bertanggung jawab, dan mampu menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Allah SWT, sesama manusia, dan alam semesta.
Penulis : Budi Rizki Yanto
Editor : Red
Sumber Berita: MAN 1 PALEMBANG











