BUDI RIZKIYANTO: BAYI DAN ANAK-ANAK MENJADI KORBAN KARHUTLA, DI MANA NURANI NEGARA? JANGAN BUNGKAM SUARA MAHASISWA DAN RAKYAT YANG MENUNTUT KEADILAN!

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Ketika bayi dan anak-anak harus menghirup asap karhutla, sementara kepastian hukum terhadap dugaan pelanggaran korporasi masih dipertanyakan, negara tidak boleh diam dan suara rakyat tidak boleh dibungkam!”

 

Sumatera Selatan,Cybermabespolri.com— Pemerhati Kebijakan Publik sekaligus Pemerhati Hukum dan Kontrol Sosial, Budi Rizkiyanto, menyampaikan kritik keras terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam kesehatan masyarakat, terutama bayi, anak-anak, dan kelompok rentan.

 

Menurut Budi, karhutla bukan sekadar bencana musiman, melainkan persoalan serius yang menguji tanggung jawab pemerintah, efektivitas pengawasan, dan ketegasan penegakan hukum.

 

“Di mana nurani kita ketika bayi dan anak-anak ikut menanggung dampak kabut asap? Mengapa masyarakat harus terus mempertanyakan kepastian hukum, sementara keselamatan rakyat seharusnya menjadi prioritas utama?” tegasnya.

 

Budi mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menangani setiap dugaan pelanggaran karhutla secara profesional, transparan, independen, dan berdasarkan bukti. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum, tetapi setiap penetapan tanggung jawab harus tetap melalui proses hukum yang adil.

 

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa, aktivis, dan masyarakat memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan kritik serta tuntutan secara damai. Kritik publik bukan ancaman bagi negara, melainkan bagian penting dari pengawasan demokratis.

 

Berlandaskan Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 tentang hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, Budi menuntut pemerintah agar mengutamakan perlindungan kesehatan masyarakat, membuka informasi penanganan karhutla, serta memastikan proses hukum berjalan tanpa diskriminasi.

 

“Jangan sampai bayi dan anak-anak menjadi korban, sementara suara mahasiswa dan rakyat justru ditekan. Negara harus hadir melindungi masyarakat, bukan membiarkan mereka berjuang sendirian mencari keadilan. Jika ada pelanggaran, tindak sesuai hukum. Jika ada kritik, jawab dengan transparansi, bukan intimidasi!”

 

Bagi Budi Rizkiyanto, keadilan bukan sekadar janji, transparansi bukan pilihan, dan keselamatan rakyat bukan kepentingan yang boleh dikorbankan. Hukum harus berdiri tegak tanpa tunduk pada kekuatan modal maupun kekuasaan.

 

BUDI RIZKIYANTO

Pemerhati Kebijakan Publik

Pemerhati Hukum dan Kontrol Sosial

Penulis : Budi Rizki Yanto

Editor : Red

Sumber Berita: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence
216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut
Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi
Gelar Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Kapolsek Rambang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja dan Evaluasi Operasional
Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda
FASS Geruduk Polda Sumsel, Desak Usut Kekerasan terhadap Jurnalis dan Mahasiswa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:14 WIB

216 Personel Brimob Mabes Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Polda Sumsel Amankan Dua Tersangka Penganiayaan Saat Unjuk Rasa, Pengejaran Pelaku Lain Berlanjut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Gelar Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Kapolsek Rambang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!