Bupati Markus Mansnembra Resmi Buka Lomba Hias dan Dayung Perahu Wairon pada Puncak FBMW 2026

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biak Numfor (Papua)-Cybermabespolri.com – Ribuan masyarakat memadati Pantai Anggopi, Kampung Anggopi, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (5/7/2026), untuk menyaksikan pembukaan Lomba Hias dan Dayung Perahu Wairon yang menjadi puncak Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2026. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, SH., MM., yang ditandai dengan pelepasan Perahu Wairon sebagai simbol dimulainya perlombaan dan perayaan budaya maritim Orang Biak.

 

Puncak festival tahunan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tersebut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Mananwir atau tetua adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta wisatawan dari berbagai mancanegara. Kehadiran ribuan penonton menjadikan Pantai Anggopi dipenuhi semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap warisan budaya maritim Biak.

 

Dalam sambutannya, Bupati Markus Mansnembra mengangkat filosofi Wairon dan Mansusu sebagai simbol kejayaan maritim Orang Biak. Ia mengilustrasikan sosok Mambri sebagai pemimpin yang perkasa, pemberani, sekaligus navigator ulung yang mampu memimpin pelayaran, membaca arah angin, dan mengarahkan perahu menuju tujuan dengan penuh tanggung jawab.

 

Menurut Bupati, nilai kepemimpinan Mambri pada masa kini harus dimaknai sebagai semangat membangun masyarakat, menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan membawa Biak Numfor menuju kemajuan. Filosofi tersebut menjadi inspirasi dalam membangun daerah tanpa meninggalkan jati diri sebagai masyarakat maritim.

 

Ia menjelaskan bahwa Wairon dan Mansusu bukan sekadar perahu tradisional, tetapi simbol peradaban Orang Biak yang sejak dahulu mengarungi samudra dengan kemampuan navigasi tradisional, membaca bintang, arah angin, dan arus laut untuk menjalin hubungan perdagangan serta pelayaran ke berbagai wilayah Nusantara.

 

Bupati juga menegaskan bahwa Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) merupakan program tahunan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor yang bertujuan mempromosikan kekayaan budaya, adat istiadat, tradisi, dan potensi pariwisata Biak kepada dunia.

 

“Biak Numfor memiliki keindahan pantai, dasar laut yang memukau dengan terumbu karang yang masih alami, serta kekayaan hasil laut seperti ikan tuna dan berbagai jenis ikan karang. Potensi inilah yang ingin kita perkenalkan kepada dunia melalui Festival Biak Munara Wampasi,” ujarnya.

 

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan membesarkan FBMW agar menjadi festival budaya bertaraf internasional. Menurutnya, dunia perlu mengetahui bahwa dari gugusan pulau kecil di kawasan Pasifik ini pernah lahir pelaut-pelaut tangguh dari Orang Biak yang mengarungi samudra menggunakan perahu tradisional Wairon dan Mansusu, meninggalkan jejak sejarah maritim yang menjadi kebanggaan hingga saat ini.

 

Pembukaan lomba ditandai dengan pelepasan Perahu Wairon oleh Bupati Markus Oktovianus Mansnembra yang disambut tepuk tangan meriah ribuan masyarakat dan tamu undangan. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian atraksi budaya yang diharapkan semakin memperkuat posisi Biak Numfor sebagai destinasi wisata budaya dan bahari unggulan di Tanah Papua serta kawasan Pasifik.

Penulis : Henrry Morin

Editor : As

Sumber Berita: Kabupaten Biak Numfor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Kapolsek Rambang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda
Kapolda Bengkulu Pimpin Penggerebekan Diduga Sarang Narkoba di Kampung Jeruk
Besar – Besaran ! 600 Personel Gabungan Serbu Kawasan Narkoba & Perjudian di Binduriang
Kapolda Sumsel Dengarkan Langsung Aspirasi Mahasiswa, Dialog Berlangsung Damai dan Kondusif
Polres Banyuasin Gelar Jumat Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Pesan Kamtibmas
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Polsek Rambang Gelar Program BELIDA di Masjid Baiturrahmah
Polisi Bersama Masyarakat Polsek Muara Pinang Hadirkan Layanan Kemanusiaan Si Baja
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Gelar Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Kapolsek Rambang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Kasus Asusila Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Kapolda Bengkulu Pimpin Penggerebekan Diduga Sarang Narkoba di Kampung Jeruk

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Kapolda Sumsel Dengarkan Langsung Aspirasi Mahasiswa, Dialog Berlangsung Damai dan Kondusif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Polres Banyuasin Gelar Jumat Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Pesan Kamtibmas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!