Pati,(Jawa Tengah)- Cybermabespolri.com –Dinas yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam menarik investor agar menanamkan modal di Kabupaten Pati, justru diduga belum mampu mengelola sarana informasinya sendiri dengan baik.
Buktinya bisa dilihat pada website Mal Pelayanan Publik atau MPP Kabupaten Pati. Informasi dan berita yang ditampilkan tampak sudah lama tidak diperbarui. Padahal, website resmi pemerintah merupakan wajah pelayanan publik sekaligus media informasi bagi masyarakat maupun calon investor.
Calon investor tentu membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan selalu diperbarui. Jika kanal informasi resmi saja terkesan terbengkalai, bagaimana publik bisa yakin terhadap kualitas pelayanan yang diberikan?
Lalu, apa manfaat kunjungan studi banding DPMPTSP ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta? Apakah hasilnya sudah diterapkan? Atau hanya sebatas perjalanan dinas tanpa dampak yang dirasakan masyarakat?
Daripada menghabiskan anggaran untuk studi banding, akan lebih baik jika anggaran tersebut benar-benar menghasilkan perbaikan nyata. Mulai dari pengelolaan website, peningkatan pelayanan digital, hingga transparansi informasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Kabupaten Pati membutuhkan kerja nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial. Karena pelayanan publik yang baik dimulai dari hal-hal mendasar, termasuk memastikan informasi resmi pemerintah selalu aktif, akurat, dan mudah diakses.
Semoga kritik ini menjadi bahan evaluasi bagi DPMPTSP Kabupaten Pati agar lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mampu membangun kepercayaan para investor.”
Penulis : Elfri
Editor : As
Sumber Berita: Masyarakat Pati












