Menguat Isu Reshuffle, 5 Tokoh Sumsel Dinilai Layak Jadi Menteri

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta(DKI Jakarta),Cybermabespolri.com –Isu perombakan kabinet kembali menghangat. Di tengah dinamika politik nasional dan kebutuhan pemerintah memperkuat kinerja Kabinet Merah Putih, sejumlah figur dari Sumatera Selatan dinilai memiliki kapasitas untuk dipertimbangkan masuk jajaran pemerintahan pusat.

 

Sekretaris Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Korwil Sumatera Selatan, Ahmad Haekal Haffafah, melihat sedikitnya lima tokoh Sumsel memiliki rekam jejak dan kapasitas yang layak diperhitungkan jika Presiden Prabowo Subianto membuka ruang penyegaran kabinet.

 

Kelima nama itu adalah Prof. Dr. Ir. Anis Saggaff, MSCE, Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes., Dr. Agung Firman Sampurna, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., dan Bursah Zarnubi.

 

“Kalau ukurannya kompetensi, pengalaman dan kemampuan memimpin, Sumsel punya sejumlah figur yang pantas diperhitungkan,” kata Haekal.

 

Menurut dia, kelima tokoh tersebut memiliki kekuatan pada bidang berbeda. Anis Saggaff kuat di bidang teknik, pembangunan dan manajemen perguruan tinggi. Mantan Rektor Universitas Sriwijaya dua periode itu juga pernah memimpin Persatuan Insinyur Indonesia Sumsel. Fachmi Idris memiliki pengalaman panjang di sektor kesehatan dan pernah dipercaya sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan, sehingga memahami langsung persoalan jaminan kesehatan nasional.

 

Sementara Agung Firman Sampurna memiliki pengalaman di bidang pemerintahan, audit dan tata kelola keuangan negara. Ia pernah menjadi Ketua BPK RI, sebuah pengalaman yang dinilai relevan dengan agenda efisiensi anggaran dan penguatan tata kelola pemerintahan.

 

“ Pak Agung punya pengalaman kuat dalam pengawasan dan tata kelola negara. Itu modal penting dalam pemerintahan,” ujar Haekal.

 

Nama Prof. Taufiq Marwa juga dinilai menarik. Rektor Universitas Sriwijaya tersebut merupakan akademisi bidang ekonomi yang memiliki pengalaman mengelola perguruan tinggi besar. Perspektif ekonomi pembangunan, pendidikan dan penguatan sumber daya manusia menjadi kekuatan yang dapat ditawarkan dalam pemerintahan.

 

Adapun Bursah Zarnubi memiliki karakter berbeda. Selain sebagai Bupati Lahat, Bursah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2025–2030.

 

Posisi itu memberi penegasan bahwa Burza Zarnubi sebagai Tokoh Nasional memiliki jejaring luas dengan kepala daerah kabupaten di seluruh Indonesia. (Apkasi)

 

“Bursah punya pengalaman politik dan pemerintahan. Tokoh Nasional dengan jejaring nasional” kata Haekal.

 

Haekal menilai, munculnya nama-nama tersebut seharusnya dibaca dalam kerangka meritokrasi, bukan sekadar persoalan jatah politik Sumatera Selatan. Presiden, kata dia, membutuhkan figur yang mampu bekerja cepat, memahami persoalan sektoral dan menerjemahkan visi pemerintah menjadi kebijakan konkret.

 

Lima figur itu pun menawarkan kombinasi yang berbeda: Anis Saggaff dengan teknokrasi pembangunan, Fachmi Idris dengan pengalaman kesehatan nasional, Agung Firman Sampurna dengan tata kelola negara, Taufiq Marwa dengan ekonomi dan pendidikan, serta Bursah Zarnubi dengan politik pemerintahan dan hubungan pusat-daerah.

 

“Ukurannya harus kebutuhan negara. Kalau figur terbaiknya dari Sumsel, tentu itu menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.

 

Meski isu reshuffle terus bergulir, keputusan tetap berada di tangan Presiden. Karena itu, nama-nama tersebut belum dapat disebut sebagai calon menteri atau figur yang pasti masuk kabinet. Mereka lebih tepat dipandang sebagai bagian dari diskursus publik mengenai figur potensial yang memiliki rekam jejak untuk dipertimbangkan.

 

Bagi Sumsel, perbincangan ini sekaligus menunjukkan bahwa daerah tersebut memiliki stok kepemimpinan dengan latar yang beragam. Dari kampus, kesehatan, birokrasi, ekonomi hingga politik pemerintahan daerah, lima nama itu membawa pengalaman yang berbeda ke panggung nasional.

 

Pada akhirnya, jika reshuffle benar-benar dilakukan, pertaruhannya bukan sekadar mengganti nama dalam kabinet. Presiden membutuhkan orang yang mampu bekerja, menguasai bidangnya dan memberi dampak nyata.

 

Dan dalam ukuran itu, lima tokoh Sumsel tersebut layak masuk radar.

Penulis : Budi Rizki Yanto

Editor : Red

Sumber Berita: Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY
Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni
HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng
Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas
Polres OKU Selatan Perkuat Pencegahan Karhutla Lewat MPA Zona II
Usai Gerebek Diskotik Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Dicopot dari Jabatan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri .
PAC Forum Cakar Sriwijaya Sematang Borang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Disambut Hangat Warga
Warga Lubuk Alai Rejang Lebong Ditemukan Meninggal di Rumahnya,Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:58 WIB

Tingkatkan Kamseltibcarlantas,Satlantas Polres Rejang Lebong Gelar Sosialisasi Tertib Lalu-Lintas di Batalyon 144/JY

Selasa, 1 September 2026 - 22:49 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Kalidoni

Selasa, 1 September 2026 - 22:32 WIB

HUT ke-78 Polwan , Kapolres Rejang Lebong Berikan Apresiasi dan Potong Tumpeng

Selasa, 1 September 2026 - 16:39 WIB

Penegakan Hukum Karhutla Harus Berbasis Teknologi, Ini Gagasan Tony Saputra Tony Saputra Soroti Strategi Collaborative Policing Hadapi Karhutla dan Ancaman Asap Lintas Batas

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Polres OKU Selatan Perkuat Pencegahan Karhutla Lewat MPA Zona II

Berita Terbaru

Palembang

Kapolda Sumsel Sambut Lawatan Kerja Kajati Sumsel yang Baru

Selasa, 1 Sep 2026 - 18:19 WIB

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!