Operasi Senpi Musi 2026: Polda Sumsel Amankan Ratusan Senjata Api Ilegal, Puluhan Kasus Berhasil Diungkap

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

 

PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 sebagai langkah strategis dalam memberantas kepemilikan dan peredaran senjata api ilegal di wilayah Sumatera Selatan. Hingga hari ke-16 pelaksanaan operasi, jajaran Polda Sumsel berhasil mengungkap puluhan kasus serta mengamankan ratusan senjata api ilegal melalui penegakan hukum dan penyerahan sukarela dari masyarakat.

Berdasarkan Analisa dan Evaluasi Operasi Senpi Musi 2026 per Sabtu, 27 Juni 2026, Polda Sumsel dan Polres jajaran berhasil mengungkap 29 kasus yang terdiri dari 28 Target Operasi (TO) dan 1 kasus Non-TO), atau mencapai 68 persen dari total 41 target operasi yang telah ditetapkan. Capaian tersebut menjadi indikator positif efektivitas operasi dalam menekan peredaran senjata api ilegal di wilayah hukum Polda Sumsel.

Lima satuan wilayah berhasil mencapai target pengungkapan 100 persen, yakni Polrestabes Palembang, Polres Ogan Komering Ilir, Polres Muara Enim, Polres Musi Rawas, dan Polres Lahat. Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara fungsi preemtif, preventif, intelijen, serta penegakan hukum yang dilaksanakan secara terpadu selama operasi berlangsung.

Dari hasil pengungkapan perkara, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 9 pucuk senjata api laras panjang, 26 pucuk senjata api laras pendek, 109 butir amunisi senjata api laras panjang, serta 70 butir amunisi senjata api laras pendek. Selain hasil penegakan hukum, pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran kepolisian juga memperoleh respons positif dari masyarakat.

Selama pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026, masyarakat secara sukarela menyerahkan sebanyak 234 pucuk senjata api ilegal kepada pihak kepolisian, yang terdiri atas 125 pucuk senjata api laras panjang dan 109 pucuk senjata api laras pendek, disertai sejumlah amunisi. Penyerahan sukarela tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mendukung upaya pemberantasan kepemilikan senjata api ilegal.

Keberhasilan operasi ini memberikan dampak strategis terhadap upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Berkurangnya jumlah senjata api ilegal yang beredar di tengah masyarakat diharapkan mampu menekan potensi tindak pidana bersenjata, konflik sosial, maupun aksi kriminalitas yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Operasi Senpi Musi 2026 akan terus dioptimalkan hingga seluruh target operasi dapat diselesaikan secara maksimal.

“Hingga hari ke-16 pelaksanaan operasi, capaian yang diperoleh menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Namun demikian, kami terus melakukan evaluasi terhadap target-target yang belum terungkap agar seluruh sasaran operasi dapat diselesaikan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api ilegal kepada kepolisian sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga keamanan bersama,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat yang masih menyimpan, menguasai, atau mengetahui keberadaan senjata api ilegal agar segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat. Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

 

Reza js

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RESPONS CEPAT LAPORAN TOKOH MASYARAKAT, POLSEK BANYUASIN III AMANKAN PELAKU PENGANIAYAAN DAN PENGRUSAKAN
BADDOGERS Air Salek Bersama PMI Palembang Gelar Donor Darah, Tebar Semangat “Mengejar Barokah Dengan Darah”
POLSEK TALANG KELAPA UNGKAP KASUS CURAS, PELAKU DITANGKAP BESERTA DUA SEPEDA MOTOR
Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi, Proyek P3TGAI di Desa Koripandyo Pati Disorot Warga
Danrem 044/Gapo Hadiri Panen Raya TNI, Perkuat Sinergi Menuju Swasembada Pangan Nasional
Pria Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Persawahan Jekulo, Diduga Tersengat Alat Setrum Ikan
Diduga Terjadi Dominasi Tenaga Teknis Perencanaan Program Revitalisasi SMP di Rejang Lebong, Publik Minta Transparansi
Warga Sungai Jok Keluhkan Jalan dan Jerambah Kayu Tak Kunjung Diperbaiki, Harap Pemerintah Segera Bertindak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:17 WIB

RESPONS CEPAT LAPORAN TOKOH MASYARAKAT, POLSEK BANYUASIN III AMANKAN PELAKU PENGANIAYAAN DAN PENGRUSAKAN

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:09 WIB

BADDOGERS Air Salek Bersama PMI Palembang Gelar Donor Darah, Tebar Semangat “Mengejar Barokah Dengan Darah”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIB

POLSEK TALANG KELAPA UNGKAP KASUS CURAS, PELAKU DITANGKAP BESERTA DUA SEPEDA MOTOR

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:52 WIB

Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi, Proyek P3TGAI di Desa Koripandyo Pati Disorot Warga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:13 WIB

Danrem 044/Gapo Hadiri Panen Raya TNI, Perkuat Sinergi Menuju Swasembada Pangan Nasional

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!