Tugu SEA-SEA Desa Osan, Simbol Persatuan dan Identitas Budaya Masyarakat Adat Sea-Sea

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi Tengah -Cybermabespolri.com

SELASA/19/5/2026  OSAN, BANGGAI KEPULAUAN – Tugu SEA-SEA yang berada di Desa Osan, Kecamatan Bulagi Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, menjadi simbol budaya dan persatuan masyarakat adat Sea-Sea yang telah diwariskan secara turun-temurun di wilayah pegunungan Pulau Peling.

Tugu tersebut dibangun sebagai lambang identitas, sejarah, dan kebersamaan masyarakat adat Sea-Sea atau yang dikenal dengan sebutan “Mian Sea-Sea”.

Keberadaannya kini tidak hanya menjadi monumen budaya, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai persaudaraan dan kearifan lokal masyarakat adat di wilayah tersebut.

Pembangunan Tugu SEA-SEA diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam, pada 3 Oktober 2020. Kegiatan itu dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Sea-Sea dari berbagai wilayah di Kecamatan Bulagi Selatan.

Dalam sambutannya saat itu, pemerintah daerah menyampaikan harapan agar pembangunan tugu dapat mempererat kerukunan masyarakat sekaligus menjadi pusat pengembangan budaya dan pelestarian adat istiadat masyarakat Sea-Sea di Banggai Kepulauan.

Secara historis, masyarakat adat Sea-Sea merupakan salah satu komunitas asli Pulau Peling yang sejak dahulu menetap di wilayah pegunungan. Mereka memiliki sistem adat, bahasa, tradisi, serta kepemimpinan lokal yang masih dijaga dan diwariskan hingga sekarang.

Desa Osan sendiri dikenal sebagai salah satu pusat asal komunitas Sea-Sea dan memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan masyarakat adat tersebut.

Selain memiliki nilai sejarah dan budaya, Tugu SEA-SEA kini mulai dikenal sebagai salah satu objek wisata budaya di Kabupaten Banggai Kepulauan. Lokasinya yang berada di kawasan perbukitan dengan panorama alam yang indah menjadikan tempat ini kerap dikunjungi masyarakat maupun wisatawan untuk berfoto sekaligus mengenal budaya lokal masyarakat Sea-Sea.

Penulis : Oman

Editor : Sukirman

Sumber Berita: Edison

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sedekah Bumi Desa Air Merah Tahun 2026 Terlaksana Penuh Berkah
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lubuk Linggau Hadirkan Festival Kreatif untuk Generasi Muda
IPSI OKU Gelar Kejuaraan IPSI OKU Cup 1 Open Tournament, 16–19 Juli 2026 di Baturaja
Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Masjid Al-Huda menggelar zikir dan doa bersama dan Bazar
Penampilan Drumband AWB Polda Sumsel memukau pengunjung Car Free Day
Dongkrak Sektor Pariwisata 16 Desa Raih Anugerah Desa Wisata,Branding Daerah Resmi Diluncurkan
SILAHTURAHMI SEKJEN IPSI KE SEKRETARIAT KONI OKU, PERKUAT SINERGI PEMBINAAN OLAHRAGA DAERAH
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Erwedi Supriyatno Serahkan Kunci Program Bedah Rumah untuk Warga Palembang
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:23 WIB

Sedekah Bumi Desa Air Merah Tahun 2026 Terlaksana Penuh Berkah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:49 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lubuk Linggau Hadirkan Festival Kreatif untuk Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:53 WIB

IPSI OKU Gelar Kejuaraan IPSI OKU Cup 1 Open Tournament, 16–19 Juli 2026 di Baturaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:47 WIB

Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Masjid Al-Huda menggelar zikir dan doa bersama dan Bazar

Senin, 15 Juni 2026 - 04:23 WIB

Penampilan Drumband AWB Polda Sumsel memukau pengunjung Car Free Day

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!