HARI KARTINI 2026, ADVOKAT RADEN AYU WIDYA SARI, S.H., M.H.: KARTINI ZAMAN SEKARANG ADALAH PEREMPUAN YANG BERANI MELAWAN KETIDAKADILAN

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

 

*JAKARTA* – Memperingati Hari Kartini 21 April 2026, Advokat Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H. menegaskan bahwa esensi perjuangan R.A. Kartini tidak lekang oleh waktu. Bedanya hanya medan tempurnya.

“Kartini dulu melawan pingitan dan larangan sekolah. *Kartini zaman sekarang adalah perempuan yang berani melawan ketidakadilan hukum, kekerasan, diskriminasi, dan pembungkaman.* Itu Kartini versi 2026,” ujar Raden Ayu Widya Sari, Senin 21/4/2026.

*3 WAJAH KARTINI ZAMAN SEKARANG MENURUT RADEN AYU WIDYA SARI:*

1. *Kartini di Meja Hijau*

Perempuan advokat, jaksa, hakim yang tidak takut membela korban meskipun lawannya kuat dan berkuasa. Hukum harus jadi alat pembebasan, bukan alat penindasan perempuan.

2. *Kartini Pelapor Berani*

Ibu rumah tangga, buruh pabrik, TKW, mahasiswi yang berani melapor kasus KDRT, pelecehan, malpraktek, dan pungli. _“Lapor bukan aib. Diam adalah kekalahan,”_ tegasnya.

3. *Kartini Penggerak Kebijakan*

Perempuan di legislatif, birokrasi, dan komunitas yang mendorong UU TPKS, UU KIA, dan anggaran responsif gender benar-benar dijalankan, bukan hanya di atas kertas.

*PESAN RADEN AYU WIDYA SARI UNTUK PEREMPUAN INDONESIA:*

“R.A. Kartini menulis surat agar suaranya didengar. Sekarang kita punya lebih dari surat: kita punya UU, media sosial, dan pengadilan. *Pakai semua itu. Jangan mau kalah sebelum bertarung.* Kalau hakmu dirampas, cari advokat. Kalau kamu diancam karena bersuara, hukum melindungi kamu.”

Raden Ayu juga mengingatkan 3 hal penting bagi para Kartini modern:

1. *Melek Hukum*: Tahu hakmu di UU Perkawinan, UU TPKS, UU Kesehatan, UU Ketenagakerjaan.

2. *Bangun Solidaritas*: Kartini tidak berjuang sendiri. Satu suara bisa dibungkam, seribu suara jadi gerakan.

3. *Jaga Integritas*: Kartini sejati tidak jual perjuangan untuk jabatan atau uang.

“Kartini tidak menunggu terang datang. *Dia menyalakan terang itu sendiri.* Jadilah api bagi sekitarmu,” tutup Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Haru di Musi Rawas: Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran
Kapolda Sumsel Tegaskan Sinergi Polri dan Ulama dalam Menjaga Keutuhan NKRI di Tugu Mulyo
Alumni PGAN 91 Palembang Hadiri Pemakaman Orang Tua Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU
Polisi Ciduk Pengedar Narkoba di GG Safira Curup Tengah,Pelaku Tak Berkutik
O2SN SD Se-Alang-Alang Lebar Digelar, Ratusan Siswa Unjuk Prestasi
Tring! Golden Run 2026 Jadi Ajang Edukasi Investasi Emas dan Gaya Hidup Sehat
Polres Karawang TNI dan Forkopimda Kompak, Gelar Olahraga bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Dari Dinding Sederhana Menuju Rumah Layak Satgas TMMD Ke 128 Kodim 1801/Manokwari Teruskan Kebutan Pekerjaan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 02:14 WIB

Momen Haru di Musi Rawas: Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran

Rabu, 29 April 2026 - 13:32 WIB

Kapolda Sumsel Tegaskan Sinergi Polri dan Ulama dalam Menjaga Keutuhan NKRI di Tugu Mulyo

Rabu, 29 April 2026 - 00:33 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Narkoba di GG Safira Curup Tengah,Pelaku Tak Berkutik

Rabu, 29 April 2026 - 00:27 WIB

O2SN SD Se-Alang-Alang Lebar Digelar, Ratusan Siswa Unjuk Prestasi

Selasa, 28 April 2026 - 19:29 WIB

Tring! Golden Run 2026 Jadi Ajang Edukasi Investasi Emas dan Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru