HARI KARTINI 2026, ADVOKAT RADEN AYU WIDYA SARI, S.H., M.H.: KARTINI ZAMAN SEKARANG ADALAH PEREMPUAN YANG BERANI MELAWAN KETIDAKADILAN

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com
JAKARTA – Memperingati Hari Kartini 21 April 2026, Advokat Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H. menegaskan bahwa esensi perjuangan R.A. Kartini tidak lekang oleh waktu. Bedanya hanya medan tempurnya.

“Kartini dulu melawan pingitan dan larangan sekolah. *Kartini zaman sekarang adalah perempuan yang berani melawan ketidakadilan hukum, kekerasan, diskriminasi, dan pembungkaman.* Itu Kartini versi 2026,” ujar Raden Ayu Widya Sari, Senin 21/4/2026.

*3 WAJAH KARTINI ZAMAN SEKARANG MENURUT RADEN AYU WIDYA SARI:*

1. *Kartini di Meja Hijau*
Perempuan advokat, jaksa, hakim yang tidak takut membela korban meskipun lawannya kuat dan berkuasa. Hukum harus jadi alat pembebasan, bukan alat penindasan perempuan.

2. *Kartini Pelapor Berani*
Ibu rumah tangga, buruh pabrik, TKW, mahasiswi yang berani melapor kasus KDRT, pelecehan, malpraktek, dan pungli. _“Lapor bukan aib. Diam adalah kekalahan,”_ tegasnya.

3. *Kartini Penggerak Kebijakan*
Perempuan di legislatif, birokrasi, dan komunitas yang mendorong UU TPKS, UU KIA, dan anggaran responsif gender benar-benar dijalankan, bukan hanya di atas kertas.

*PESAN RADEN AYU WIDYA SARI UNTUK PEREMPUAN INDONESIA:*

“R.A. Kartini menulis surat agar suaranya didengar. Sekarang kita punya lebih dari surat: kita punya UU, media sosial, dan pengadilan. *Pakai semua itu. Jangan mau kalah sebelum bertarung.* Kalau hakmu dirampas, cari advokat. Kalau kamu diancam karena bersuara, hukum melindungi kamu.”

Raden Ayu juga mengingatkan 3 hal penting bagi para Kartini modern:
1. *Melek Hukum*: Tahu hakmu di UU Perkawinan, UU TPKS, UU Kesehatan, UU Ketenagakerjaan.
2. *Bangun Solidaritas*: Kartini tidak berjuang sendiri. Satu suara bisa dibungkam, seribu suara jadi gerakan.
3. *Jaga Integritas*: Kartini sejati tidak jual perjuangan untuk jabatan atau uang.

“Kartini tidak menunggu terang datang. *Dia menyalakan terang itu sendiri.* Jadilah api bagi sekitarmu,” tutup Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H.

Penulis : Budi

Editor : Za

Sumber Berita: Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Tetapkan 11 Tersangka Kasus Gudang BBM Ilegal di Musi Rawas
Polres Rejang Lebong Gelar Tes Psikologi Bagi Personel Pemegang Senjata Api.
Rotasi Jabatan Polres Rejang Lebong
SURAT TERBUKA UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA Dari: Korban Intimidasi Malpraktek Oknum Perawat RSUD Kayuagung OKI
Kepedulian Kapolres Muratara terhadap Korban Anak Tenggelam di Sungai Rupit
Sejumlah Aktivis Kawal Kasus UU ITE Atas Terlapor Staf Dinkes Banyuasin.
Polda Sumsel Bongkar Gudang BBM Ilegal di Musi Rawas, 12 Orang Ditangkap
Dari Penduduk Bumi Menjadi Penghuni Surga: Sebuah Risalah Ma’rifat dari Guru Besar Singo Mataram
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:51 WIB

Polda Sumsel Tetapkan 11 Tersangka Kasus Gudang BBM Ilegal di Musi Rawas

Kamis, 23 April 2026 - 00:14 WIB

Rotasi Jabatan Polres Rejang Lebong

Rabu, 22 April 2026 - 23:33 WIB

SURAT TERBUKA UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA Dari: Korban Intimidasi Malpraktek Oknum Perawat RSUD Kayuagung OKI

Rabu, 22 April 2026 - 23:26 WIB

HARI KARTINI 2026, ADVOKAT RADEN AYU WIDYA SARI, S.H., M.H.: KARTINI ZAMAN SEKARANG ADALAH PEREMPUAN YANG BERANI MELAWAN KETIDAKADILAN

Rabu, 22 April 2026 - 22:53 WIB

Kepedulian Kapolres Muratara terhadap Korban Anak Tenggelam di Sungai Rupit

Berita Terbaru