Kesbangpol Biak Numfor Tegaskan: Parpol Harus Menjadi Pilar Demokrasi dan Penggerak Regulasi Peningkatan PAD

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIAK NUMFOR,cybermabespolri.com – 08/06/2026 Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menegaskan bahwa partai politik tidak hanya berperan sebagai peserta pemilu, tetapi juga harus menjadi pilar utama demokrasi serta motor penggerak lahirnya regulasi yang mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Politik bagi Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kabupaten Biak Numfor di KSL BallRoom Mandow dan diikuti oleh 18 partai politik peserta pemilu.

Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Biak Numfor, Dra. Katrin Wanma, mengatakan bahwa partai politik memiliki peran strategis dalam sistem pemerintahan daerah karena menjadi wadah lahirnya para legislator yang nantinya menyusun dan membahas berbagai kebijakan daerah bersama pemerintah.

Menurutnya, demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari suksesnya pelaksanaan pemilu, tetapi juga dari kemampuan partai politik menghasilkan kader-kader yang mampu memperjuangkan regulasi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Partai politik harus menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah. Melalui wakil-wakilnya di DPRD, partai politik diharapkan mampu melahirkan regulasi yang mendukung investasi, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kesbangpol juga memberikan penguatan kepada 10 partai politik yang memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Biak Numfor terkait tata kelola bantuan keuangan partai politik yang bersumber dari APBD.

Untuk memastikan penggunaan dana hibah berjalan sesuai ketentuan, Kesbangpol menghadirkan narasumber dari Kejaksaan serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Langkah ini dilakukan guna memperkuat pemahaman partai politik terhadap regulasi dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

Selain membahas aspek administrasi dan keuangan, materi utama dalam bimtek juga menitikberatkan pada penguatan wawasan kebangsaan, ideologi Pancasila, serta pendidikan politik bagi masyarakat.

Kesbangpol menilai partai politik memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, terutama di tengah dominasi generasi muda sebagai pemilih terbesar dalam Pemilu 2024. Oleh karena itu, partai politik didorong untuk lebih aktif memberikan edukasi politik yang positif, membangun kesadaran demokrasi, serta menanamkan nilai-nilai persatuan dan kebangsaan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap partai politik mampu tampil sebagai kekuatan demokrasi yang konstruktif, tidak hanya berorientasi pada kontestasi politik, tetapi juga menjadi penggerak lahirnya kebijakan-kebijakan strategis yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan PAD.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan partai politik, Biak Numfor diharapkan dapat terus melahirkan kebijakan yang inovatif, berpihak kepada rakyat, dan mampu membawa daerah menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.Dalam kesempatan tersebut, sejumlah peserta dan pengurus partai politik memberikan apresiasi kepada Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Biak Numfor, Dra. Katrin Wanma, yang dinilai berhasil menghadirkan forum penguatan politik yang melibatkan seluruh partai politik peserta pemilu secara bersama-sama.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah progresif dan bersejarah karena dalam kurun waktu sekitar 15 tahun terakhir, sejak pergantian beberapa periode kepemimpinan Bupati Biak Numfor, kegiatan serupa belum pernah dilaksanakan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh partai politik peserta pemilu dalam satu forum resmi.

Para peserta menilai pelaksanaan Bimtek Penguatan Politik ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di bawah kepemimpinan Bupati Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., dalam membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan partai politik sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Selain memperkuat pemahaman tentang demokrasi, wawasan kebangsaan, dan pengelolaan bantuan keuangan partai politik, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam merumuskan gagasan serta kebijakan yang berdampak bagi kemajuan Kabupaten Biak Numfor.

Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus menghadirkan program-program penguatan demokrasi yang berkelanjutan, sehingga partai politik tidak hanya berfungsi sebagai peserta pemilu, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Penulis : Henrry

Editor : Rosidi

Sumber Berita: Henrry Morin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Serdik Sespimmen Polri Dikreg 66 Gelar Aktualisasi Kepemimpinan di Polres Banyuasin
Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Memanas, Penyidik Polda Sumsel Periksa Oknum Kades Adi Yansyah
Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup
PT ATHI PERLUAS LAHAN JADI 2.500 HEKTAR: 300 HEKTAR DIKUASAI, SEBAGIAN BELUM DIBAYAR; WARGA MENOLAK, WAKIL BUPATI BELUM BERIKAN TANGGAPAN RESMI
POTONGAN RP750 PER NOTIFIKASI: KPK USUT DUGAAN KORUPSI RP2 TRILIUN DI BRI DAN TELKOM Tarif 2–3 Kali Lipat Di Atas Harga Pasar; Ratusan Juta Nasabah Terbebani Biaya Yang Tidak Disadari, Aliran Dana Diduga Bermasalah
RIBUAN MAHASISWA DEMONSTRASI DI BUNDARAN HI: SERUHKAN HENTIKAN PEMBOROSAN APBN, TURUNKAN HARGA KESEHARIAN – PENGGUNA JALAN DIMINTA HINDARI WILAYAH TERKAIT
Kepemimpinan Hj. Sofiana Pandean, S.E., M.A.P., Kukuhkan Sinergi Lembaga, Stabilisasi Harga, dan Penguatan Ekonomi Lokal di Sulawesi Tengah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:01 WIB

Tiga Serdik Sespimmen Polri Dikreg 66 Gelar Aktualisasi Kepemimpinan di Polres Banyuasin

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Memanas, Penyidik Polda Sumsel Periksa Oknum Kades Adi Yansyah

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:38 WIB

PT ATHI PERLUAS LAHAN JADI 2.500 HEKTAR: 300 HEKTAR DIKUASAI, SEBAGIAN BELUM DIBAYAR; WARGA MENOLAK, WAKIL BUPATI BELUM BERIKAN TANGGAPAN RESMI

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:54 WIB

POTONGAN RP750 PER NOTIFIKASI: KPK USUT DUGAAN KORUPSI RP2 TRILIUN DI BRI DAN TELKOM Tarif 2–3 Kali Lipat Di Atas Harga Pasar; Ratusan Juta Nasabah Terbebani Biaya Yang Tidak Disadari, Aliran Dana Diduga Bermasalah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!