Diduga Perkara Pemalsuan Dokumen Sertifikat No 4737 Atas Nama MS Merugikan Negara

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediacybermabespolri.com
Palembang,-Sumatra Selatan
Perkara dugaan pemalsuan dokumen sertifikat No. 4737 atas nama MS yang berpotensi merugikan keuangan total lost Rp. 39,8 milyar berdasarkan audit BPKP Sumsel seharusnya sudah menetapkan tersangka.
KABAR DIGITAL
Perkara mudah ibarat membalik telapak tangan ucap mantan Kabareskrim Susno Duaji tidak harus berlama – lama karena pelakunya sudah bisa di tebak dalam proses sertifikasi tanah dan proses ganti rugi.

Proses pembuatan sertifikat sedemikian mudahnya kemungkinan di anggap oleh auditor BPKP Sumsel merupakan tindakan Perbuatan Melawan Hukum dalam program sertifikasi langsung PTSL.

Akibat dari proses sertifikasi tanah rencana kolan retensi Simpang Bandara ini di anggap auditor BPKP tidak normal maka mungkin di ambil kesimpulan kalau status tanah milik negara dan tanpa izin di kuasai oleh individu.

Opini audit dengan tujuan tertentu ini menyatakan negara di rugikan total lost atas uang APBD Pemkot Rp. 19,8 milyar dan APBD Provinsi sebesar Rp. 20 milyar tanpa mark up dan kerugian negara full tanpa ada unsur pembenar.

Menjadi tanda tanya masyarakat adalah “kenapa proses yang melibatkan banyak fihak dalam proses verifikasi, validasi, tinjauan lapangan, keterangan masyarakat dan proses sertifikasi BPN Kota Palembang bisa meloloskan tanah bodong untuk di ganti rugi”.

Datun Kajari Palembang, BPN Kota Palembang, Walikota Palembang, Dinas terkait, camat, lurah dan RT semua terlibat dalam proses ganti rugi tapi semua menyatakan sertifikat No. 4737 atas nama MS sah untuk di ganti rugi yang berakibat hilangnya uang negara Rp. 39,8 milyar.

Polda Sumsel sebaiknya ambil satu perwakilan tiap fihak yang terlibat dalam proses ganti rugi dan sertifikasi sebagai tersangka agar perkara ini terungkap dengan manisnya. (HENDRIK) MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin
Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang
Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis
Wujudkan Lingkungan Bersinar, Kapolres Dan PLT Bupati Rejang Lebing Resmikan Kampung Bebas Narkoba Du karang Anyar
Gencar Patroli Sore, Satlantas Polres Rejang Lebong Bubarkan Balap Liar dan Tilang Satu Pemotor
DI BALIK “KERAJAAN” HAJI ISAM: PENGUSAHA KAYA BERATAS PARIGI MOUTONG — DUGAAN BANYAK TAPI TIDAK PERNAH DIPERIKSA
Penampilan Drumband AWB Polda Sumsel memukau pengunjung Car Free Day
Alternatif Tempat Nongkrong Baru : Soe pan Djie Coffee Resmi Dibuka 24 Jam Dicurup Tengah Siap Jadi Lokasi Noba
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:47 WIB

Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin

Senin, 15 Juni 2026 - 17:18 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:11 WIB

Gencar Patroli Sore, Satlantas Polres Rejang Lebong Bubarkan Balap Liar dan Tilang Satu Pemotor

Senin, 15 Juni 2026 - 08:03 WIB

DI BALIK “KERAJAAN” HAJI ISAM: PENGUSAHA KAYA BERATAS PARIGI MOUTONG — DUGAAN BANYAK TAPI TIDAK PERNAH DIPERIKSA

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!