Dua Pria Mengaku Warga Betung Abab Diamankan Warga Gunung Raja Penukal Saat Beraksi Mencurigakan, Kedapatan Bawa Alat Diduga untuk Aksi Kejahatan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com
PALI-Suasana tenang di Desa Gunung Raja, Kecamatan Penukal, mendadak berubah tegang setelah dua orang pria yang diketahui berasal dari Desa Betung diamankan oleh warga setempat pada malam hari. Keduanya tertangkap saat diduga tengah mengendap-endap di area permukiman warga dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

Peristiwa tersebut terjadi ketika sebagian besar warga tengah beristirahat kurang lebih jam 2 malam 20 Apri l 2026. Namun, sejumlah warga yang masih beraktivitas mulai menaruh curiga setelah melihat kedua pria itu berjalan perlahan menyusuri lorong-lorong rumah. Mereka terlihat berusaha menghindari cahaya lampu dan beberapa kali berhenti di titik tertentu, seolah tengah mengamati situasi sekitar.

“Gerakannya tidak seperti orang biasa lewat. Mereka seperti mengintai,” ujar salah satu warga.

Kecurigaan itu memuncak saat keduanya mencoba menghindar ketika dipanggil warga. Tanpa menunggu lama, warga yang sudah siaga langsung bergerak cepat melakukan pengepungan. Dalam waktu singkat, kedua pria tersebut berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Ketegangan sempat meningkat ketika warga mulai memeriksa barang bawaan kedua terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, warga menemukan sejumlah alat yang diduga kuat berkaitan dengan aksi kejahatan, yakni satu buah palu, obeng, serta kunci T yang kerap digunakan dalam kasus pencurian kendaraan bermotor.

Penemuan tersebut sontak membuat suasana semakin panas. Warga yang berkumpul di lokasi kejadian tampak geram, mengingat alat-alat tersebut menguatkan dugaan bahwa kedua pria itu tengah merencanakan aksi kriminal di lingkungan mereka.

“Kalau hanya lewat biasa, tidak mungkin bawa alat seperti itu,” kata warga lainnya dengan nada kesal.

Meski emosi warga sempat memuncak, tokoh masyarakat bersama perangkat desa dengan sigap turun tangan untuk meredam situasi. Mereka mengimbau warga agar tidak bertindak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.

Kedua pria tersebut kemudian diamankan sambil menunggu penyerahan kepada aparat penegak hukum guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat diamankan, keduanya belum mampu memberikan keterangan yang jelas dan meyakinkan terkait tujuan mereka berada di desa tersebut pada waktu malam hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di malam hari. Kekompakan dan kepedulian warga dalam menjaga lingkungan terbukti menjadi faktor utama dalam menggagalkan dugaan aksi kejahatan.

“Ini bukti bahwa warga kita tidak lengah. Kita jaga kampung kita bersama,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Desa Gunung Raja dilaporkan telah kembali kondusif. Namun demikian, warga berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli malam dan pengawasan lingkungan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Penulis : Ardiman

Editor : Za

Sumber Berita: Polres pali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satresnarkoba Polrestabes Palembang Sita 23,3 Gram Sabu dari Dua TKP Berbeda
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel
Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin
Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang
Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis
Wujudkan Lingkungan Bersinar, Kapolres Dan PLT Bupati Rejang Lebing Resmikan Kampung Bebas Narkoba Du karang Anyar
Wanita Honorer DPRD Palembang Tewas Terjebak Kebakaran Warung di Banyuasin, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Budi Rizkiyanto Desak KPK, Kejagung, dan Kapolri Turun ke Ogan Ilir Selidiki Dugaan Korupsi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:53 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Palembang Sita 23,3 Gram Sabu dari Dua TKP Berbeda

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel

Senin, 15 Juni 2026 - 19:47 WIB

Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis

Senin, 15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Wujudkan Lingkungan Bersinar, Kapolres Dan PLT Bupati Rejang Lebing Resmikan Kampung Bebas Narkoba Du karang Anyar

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!